GMNI Sukabumi Raya Soroti Kinerja Pemerintah Lewat Aksi Mimbar Rakyat di Tugu Adipura

Date:

Bisnisnews.net – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) DPC Sukabumi Raya menggelar aksi Mimbar Rakyat di Tugu Adipura, Kota Sukabumi, Senin (15/6/2026). Aksi tersebut menjadi sarana penyampaian kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai belum mampu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Dalam aksi itu, massa membawa sejumlah poster dan spanduk berisi tuntutan serta kritik terhadap kondisi pemerintahan saat ini. Mereka juga melakukan pembakaran ban sebagai simbol perlawanan terhadap berbagai persoalan yang dianggap semakin membebani kehidupan rakyat.

GMNI menilai Indonesia tengah menghadapi tantangan serius di berbagai sektor. Kondisi ekonomi menjadi salah satu sorotan utama, terutama terkait nilai tukar rupiah yang dinilai terus mengalami tekanan serta berdampak pada meningkatnya biaya hidup masyarakat.

Menurut mereka, ketergantungan terhadap impor, fluktuasi harga energi dunia, dan potensi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok dapat memperburuk daya beli masyarakat. Kelompok masyarakat berpenghasilan rendah hingga kelas menengah disebut menjadi pihak yang paling rentan merasakan dampaknya.

Selain persoalan ekonomi, mahasiswa juga mengkritisi sejumlah program pembangunan yang menghabiskan anggaran negara dalam jumlah besar. Mereka menilai berbagai proyek strategis nasional perlu dievaluasi secara menyeluruh agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut menjadi perhatian dalam aksi tersebut. GMNI menilai program itu memiliki tujuan yang baik, namun pelaksanaannya harus didukung dengan sistem pengawasan yang kuat, pengelolaan anggaran yang transparan, serta ukuran keberhasilan yang jelas.

Di bidang politik dan pemerintahan, GMNI menyoroti pentingnya menjaga demokrasi dan supremasi sipil. Mereka menilai terdapat kecenderungan melemahnya fungsi pengawasan terhadap kekuasaan serta munculnya praktik birokrasi yang belum sepenuhnya berjalan profesional dan akuntabel.

Melalui Mimbar Rakyat, GMNI menyampaikan sembilan tuntutan kepada pemerintah. Tuntutan tersebut meliputi stabilisasi nilai tukar rupiah, menjaga daya beli masyarakat, menolak kenaikan harga BBM dan kebutuhan pokok, mendorong reformasi birokrasi, meningkatkan transparansi penggunaan anggaran negara, mengevaluasi program-program strategis nasional, memperkuat upaya penanggulangan pengangguran dan kemiskinan, menjaga demokrasi, serta mengembalikan arah pembangunan sesuai nilai-nilai Pancasila dan amanat UUD 1945.

GMNI DPC Sukabumi Raya menegaskan bahwa aksi yang digelar bukan semata-mata bentuk penolakan terhadap pemerintah, melainkan upaya menyampaikan aspirasi dan kontrol sosial sebagai bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa terhadap kondisi bangsa dan negara.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Awal Pekan Cerah, Rupiah Perkasa dan IHSG Melonjak Tiga Persen

Bisnisnews.net - Pasar keuangan Indonesia memulai perdagangan awal pekan...

PMI Kabupaten Sukabumi: Setiap Pendonor Darah Adalah Pahlawan Kemanusiaan

Bisnisnews.net - Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia...

Keluarga Besar Wartain.com Group Gelar Doa Bersama Sambut 1 Muharam 1448 H

Bisnisnews.net – Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448...

Jalan Cijaksa–Mataran Akhirnya Diaspal, Jalur Puncak Buluh–Lengkong Mulai Lancar

Bisnisnews.net – Kabar baik buat warga selatan. Dinas Pekerjaan...