Sapi Kurban Presiden Prabowo Berbobot 1,2 Ton Disembelih di Ponpes Sukabumi, Daging Disiapkan untuk Ribuan Warga

Date:

Bisnisnews.net – Penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto berlangsung di Kota Sukabumi, Jawa Barat. Sapi berjenis simental bernama Predator dengan bobot mencapai 1,2 ton itu dipotong di Pondok Pesantren Miftahussa’adah, Cigunung, Kecamatan Warudoyong, untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat sekitar.

Ukuran hewan yang jauh lebih besar dibanding sapi kurban pada umumnya membuat panitia menyiapkan penanganan khusus selama proses penyembelihan.

Mulai dari teknik pengamanan, pengikatan hingga pelaksanaan pemotongan dilakukan dengan perencanaan matang agar berlangsung aman dan lancar.

Pimpinan Ponpes Miftahussa’adah, Ismatullah, mengatakan pihaknya memilih melibatkan tim yang telah berpengalaman menangani hewan kurban berukuran besar.

“Kita serahkan saja kepada yang profesional. Saya yakin insyaallah lancar. Tim untuk penyembelihannya juga sudah disiapkan,” ujarnya.

Menurut Ismatullah, perhatian utama bukan hanya kelancaran proses pemotongan, tetapi juga memastikan kondisi sapi tetap terkendali agar tidak menimbulkan risiko bagi warga maupun panitia.

Selain menjadi momen ibadah kurban, penyembelihan sapi bantuan presiden ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi pihak pesantren yang dipercaya untuk menyalurkan manfaatnya kepada masyarakat.

“Kami dari pihak pondok pesantren mengucapkan terima kasih kepada Pak Presiden yang telah memberikan bantuan sapi kurban untuk warga Kota Sukabumi. Ini menjadi kehormatan bagi kami karena dipercaya untuk melaksanakan dan menyalurkan kurban tersebut,” tuturnya.

Dari bobot total sekitar 1,2 ton, sapi Predator diperkirakan menghasilkan sekitar 600 kilogram daging bersih. Seluruh hasil kurban tersebut diprioritaskan untuk warga yang tinggal di lingkungan sekitar pondok.

Panitia telah menyiapkan sekitar 1.000 paket distribusi. Apabila jumlah daging dari sapi bantuan presiden belum mencukupi, kebutuhan akan ditambah menggunakan hewan kurban milik pondok pesantren.

“Warga sekitar menjadi prioritas utama. Untuk santri sudah dipenuhi dari hewan kurban lain. Kalau nanti kurang, kita tambahkan dari sapi milik pondok,” jelas Ismatullah.

Di luar bantuan Presiden, Ponpes Miftahussa’adah juga menyembelih lima ekor sapi dan sejumlah kambing sebagai bagian dari pelaksanaan kurban tahun ini.

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki memastikan sapi bantuan Presiden Prabowo berada dalam kondisi sehat sebelum disembelih. Pengawasan kesehatan dilakukan sejak beberapa pekan terakhir oleh tim dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi.

“Kondisinya sehat dan terus dipantau dokter hewan serta dokter ternak dari DKP3. Jadi sapi kurban dari Presiden ini dipastikan layak dan sehat dengan bobot mencapai 1,2 ton,” kata Ayep.

Ia menambahkan, selain sapi bantuan presiden, Kota Sukabumi tahun ini juga menerima tujuh ekor sapi kurban berukuran besar lainnya dengan total bobot sekitar 6,7 ton.

Secara keseluruhan, distribusi daging kurban yang dikelola Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Sukabumi ditargetkan menjangkau sekitar 7.000 penerima. Sistem kupon kembali diterapkan agar proses pembagian berlangsung tertib dan tepat sasaran.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pemkot Sukabumi Genjot Ekonomi Daerah, UMKM dan Ekonomi Kreatif Jadi Andalan

Bisnisnews.net – Pemerintah Kota Sukabumi memperkuat sejumlah sektor yang...

Pesan Leluhur Dalam Menjaga Kelestarian Hutan: Bukan Warisan untuk Dihabiskan, Melainkan Amanah untuk Diteruskan

Oleh: Saeful Usman/Ketua Gema PS DPD Kabupaten SukabumiBisnisnews.net -...

Pemkab Sukabumi Pantau Harga Bahan Kebutuhan Pokok, Sejumlah Komoditas Alami Perubahan

Bisnisnews.net – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus melakukan pemantauan terhadap...

Bahas Perubahan APBD 2026, Pemkab dan DPRD Sukabumi Sepakat Prioritaskan Pelayanan Publik

Bisnisnews.net – Pembahasan Perubahan APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran...