Bisnisnews.net – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus menggenjot pemenuhan indikator Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026. Hingga saat ini, capaian Evaluasi Mandiri KLA Kabupaten Sukabumi telah berada di angka 800,32 dari total nilai maksimal 1.000 poin.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi mengatakan, meski capaian nilai sudah cukup tinggi, masih terdapat sejumlah indikator yang perlu diperkuat, terutama pada kategori Kecamatan Layak Anak serta Desa dan Kelurahan Layak Anak.
Menurutnya, progres pada indikator tersebut saat ini baru mencapai sekitar 35 persen sehingga menjadi perhatian utama dalam percepatan penilaian KLA tahun ini.
“Kecamatan dan desa atau kelurahan memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap peningkatan nilai KLA Kabupaten Sukabumi, sehingga saat ini menjadi fokus percepatan,” ujar Agus dalam keterangan resmi yang diterima bisnisnewsnet, Sabtu (9/5/2026).
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong seluruh perangkat daerah, para camat, hingga pemerintah desa dan kelurahan agar segera melengkapi seluruh indikator yang masih belum terpenuhi.
Untuk mendukung percepatan tersebut, Gugus Tugas KLA Kabupaten Sukabumi melakukan monitoring secara rutin, pendampingan teknis, serta memperkuat koordinasi lintas sektor sebelum batas akhir penginputan evaluasi mandiri.
Agus optimistis capaian nilai Kabupaten Sukabumi masih dapat meningkat apabila seluruh unsur pemerintahan bergerak secara bersama-sama dan aktif dalam memenuhi indikator yang ditetapkan.
“Dengan penguatan koordinasi dan pendampingan yang dilakukan secara intensif, kami yakin nilai evaluasi mandiri Kabupaten Sukabumi masih bisa terus meningkat,” katanya.
Ia menegaskan, program Kabupaten Layak Anak tidak hanya berorientasi pada penilaian semata, tetapi merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Ini bukan hanya soal target penilaian, tetapi komitmen bersama untuk menghadirkan lingkungan yang ramah dan berpihak kepada anak di Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.***(Azi)
Editor : M. Nabil