Bisnisnews.net || Memasuki H+4 Idulfitri, antusias masyarakat untuk berwisata ke wilayah Sukabumi Selatan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Objek wisata Curug Cikaso yang berlokasi di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, terpantau masih dibanjiri ribuan pengunjung yang datang dari berbagai penjuru Jawa Barat hingga Jabodetabek, pada Rabu (25/3/2026).
Sejak pagi hari, arus kendaraan menuju kawasan wisata ini terus mengalir. Curug Cikaso, yang dikenal dengan tiga tumpahan air terjunnya yang megah, tetap menjadi pilihan utama keluarga untuk mengisi sisa libur lebaran. Lokasinya yang tersembunyi namun eksotis memberikan daya tarik tersendiri bagi mereka yang ingin melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan.
Meskipun akses menuju lokasi diwarnai dengan kepadatan lalu lintas di beberapa titik jalur utama Sukabumi, hal tersebut tidak menyurutkan niat para pelancong. Banyak dari mereka yang bahkan rela menempuh perjalanan belasan jam demi bisa menikmati suasana sejuk di kawasan ini.
Salah satu pengunjung asal Bogor, Supriadi (35), menceritakan perjuangannya untuk sampai ke titik lokasi. Ia bersama keluarganya harus bersabar menghadapi kemacetan panjang sejak berangkat pada sore hari sebelumnya.
“Saya dari Bogor berangkat dari kemaren sore, karena di perjalanan terkendala macet, dan Alhamdulillah sesampainya saya disini lelah saya terbayarkn dengan keindahan pemandangan Curug Cikaso, dan ini pengalaman pertama saya datang kesini,” ujar Supriadi saat ditemui di lokasi pada Rabu (25/3/2026).
Keindahan formasi batuan dan warna air yang kehijauan di Curug Cikaso menjadi latar belakang favorit bagi para wisatawan untuk berswafoto. Kehadiran pengunjung seperti Supriadi menegaskan posisi Curug Cikaso sebagai destinasi primadona yang wajib dikunjungi saat berada di Kabupaten Sukabumi.
Pihak pengelola bersama petugas keamanan setempat terus melakukan pemantauan ketat guna memastikan keselamatan para pengunjung, terutama di titik-titik rawan sekitar aliran air. Selain itu, himbauan untuk menjaga kebersihan area wisata terus digencarkan mengingat volume sampah yang meningkat seiring dengan membeludaknya jumlah wisatawan. Diperkirakan, arus kunjungan akan tetap tinggi hingga puncak liburan akhir pekan mendatang sebelum masa sekolah dan kerja kembali normal.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Sule)