Kunjungan Wisata Situ Gunung Saat Lebaran Menurun, Suspension Bridge Masih Jadi Favorit

Date:

Bisnisnews.net || Libur Lebaran tetap dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata, salah satunya ke kawasan alam Situ Gunung, Sukabumi. Namun, jumlah kunjungan wisatawan pada tahun ini tercatat mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Seorang wisatawan asal Tanjung Priok mengaku kembali memilih Situ Gunung sebagai destinasi liburan bersama keluarga. Ia menyebut kunjungan kali ini menjadi yang kedua setelah sebelumnya belum sempat mencoba seluruh wahana yang tersedia.

“Momen liburan di sini menyenangkan ya. Sebelumnya pernah ke sini memang, cuma untuk wisata yang lainnya itu belum jadi. Nah, setelah jadi ini, ini sudah berarti kedua kalinya,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, suasana alam yang sejuk serta fasilitas yang dinilai aman menjadi alasan dirinya kembali berkunjung.

“Enak banget, seru, terus apa safety-nya juga aman, adem juga cuacanya adem banget, cukup menantang,” katanya.

Ia juga menyebut perjalanan menuju lokasi memakan waktu sekitar lima jam. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari momen mudik yang dimanfaatkan untuk berwisata.

Sementara itu, Kepala Seksi PTN Wilayah IV Situ Gunung, Amru Ikhwansyah, mengatakan mayoritas wisatawan yang datang berasal dari Sukabumi, Bogor, dan Jakarta. Selain itu, terdapat pula pengunjung dari luar Pulau Jawa hingga wisatawan mancanegara meski jumlahnya tidak terlalu banyak.

Meski masih menjadi tujuan favorit, tren kunjungan pada Lebaran tahun ini justru menurun. Penurunan diperkirakan berada di kisaran 30 hingga 50 persen.

“Kalau jumlah angka mungkin tidak tepat, ya, tapi diperkirakan sampai 30 sampai 50 persen untuk penurunan. Lalu penurunan ini kemungkinan disebabkan karena sebagian masyarakat sudah pernah berkunjung sebelumnya sehingga mencari alternatif destinasi lain. Selain itu, faktor cuaca ekstrem seperti hujan dan potensi longsor pada sebelumnya juga memengaruhi,” ujarnya.

Ia menambahkan, kawasan wisata di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, termasuk Suspension Bridge, sempat ditutup sementara pada 20 Maret 2026 saat pelaksanaan salat Idulfitri.

Berdasarkan data sementara, hingga Selasa (24/3/2026) siang, jumlah pengunjung mencapai sekitar 500 orang. Secara keseluruhan sejak hari pertama Lebaran, total kunjungan berkisar antara 4.000 hingga 5.000 orang. Pada hari Senin tercatat sekitar 1.800 pengunjung, sementara hari sebelumnya sekitar 1.000 orang.

Amru menyebut puncak kunjungan terjadi pada Senin (23/3/2026). Setelah itu, jumlah wisatawan diperkirakan menurun seiring dimulainya arus balik dan aktivitas kerja, sebelum kembali meningkat saat akhir pekan.

“Biasanya, pada hari kerja jumlah pengunjung berkisar 200 hingga 300 orang. Saat akhir pekan bisa mencapai 500 orang, dan pada momen libur besar seperti Lebaran bisa menyentuh 1.000 orang,” jelasnya.

Selain Suspension Bridge yang menjadi ikon wisata, kawasan ini juga menawarkan destinasi lain seperti Curug Cibeureum di Cibodas. Sementara untuk aktivitas pendakian di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango masih belum dibuka untuk umum.

“Tapi untuk sementara ini yang paling banyak pengunjung di sini, di Suspension Bridge ini. Seperti itu. Sama yang ada di Cibereum, ya. Yang ada Curug Cibereum yang di Cibodas. Itu ada kan Curug Cibeureum di sana,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Koordinator Demonstrasi Minta Maaf kepada Warga, Sebut Aksi 2.6.26 Bukti Solidaritas RT-RW Kota Sukabumi

Bisnisnews.net - Pasca berakhirnya Aksi 2626 yang digelar di...

Junajah Nurdiansyah Blusukan ke Warungkiara: Aspirasi Jalan Rusak, UMKM, Hingga Rehab Sekolah

Bisnisnews.net - Desa Warungkiara jadi titik awal Reses Kedua...

Bank bjb Tamansari “Bungkam” Soal Kredit PT ABO Rp18,2 M, Mahasiswa AMPI Siap Demo 5 Juni

DPP AMPI: Diamnya Bank Perkuat Dugaan Tata Kelola Kredit...