Refleksi Setahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi: Cahaya Ramadan serta Spirit Visi Mubarakah 

Date:

Oleh : Aam Abdul Salam/Presidium Majelis Daerah Korps Alumni HMI (KAHMI) Sukabumi, Penasehat PWI Kabupaten Sukabumi dan Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya

Bisnisnews.net || Tidak terasa, tepat pada 20 Februari 2026, kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Drs. H. Asep Japar, M.M. dan H. Andreas, S.E. di Kabupaten Sukabumi genap melangkah satu tahun. Momentum hari jadi pemerintahan ini menjadi kian bermakna karena jatuh satu tahun tepat awal bulan suci Ramadan 1447 H. Pertemuan dua momentum besar ini bukan sekadar kebetulan kalender, melainkan menjadi simbol spiritual untuk memperkuat tekad dalam mewujudkan Visi Mubarakah—Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah.

Refleksi Satu Tahun: Membangun Fondasi Keberkahan

Satu tahun pertama sering kali disebut sebagai fase peletakan batu pertama. Sejak dilantik pada Februari 2025, pasangan H.Asep Japar-H.Andreas telah menunjukkan komitmen nyata dalam menata potensi daerah yang luar biasa luas, mulai dari kekayaan alam di Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark hingga penguatan ketahanan pangan melalui program strategis bersama instansi terkait. Upaya pengendalian inflasi melalui langkah sistematis seperti operasional kendaraan layanan sembako murah “Mobil Sabumi” menjadi bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat untuk menjaga daya beli.

Ramadan sebagai Katalisator Perubahan

Memasuki bulan Ramadan, spirit ibadah puasa yang mengajarkan disiplin, empati, dan kejujuran sangat selaras dengan nilai-nilai “Mubarakah”. Bagi pemerintah daerah, Ramadan adalah waktu untuk melakukan “puasa birokrasi” dari hal-hal yang menghambat pelayanan publik. Keberkahan (barakah) yang menjadi inti visi kepemimpinan ini harus dirasakan melalui kebijakan yang pro-rakyat, transparan, dan menyentuh hingga pelosok desa.

Menggali Potensi dengan Dukungan Kolektif

Kabupaten Sukabumi memiliki segala prasyarat untuk menjadi daerah terdepan di Jawa Barat. Namun, visi besar ini mustahil tercapai tanpa sinergi. Bupati Asep Japar dan Wabup H. Andreas terus menekankan bahwa kemajuan Sukabumi adalah kerja kolektif. Dukungan dari alim ulama, akademisi, pelaku usaha, hingga pemuda dan seluruh lapisan masyarakat adalah mesin utama penggerak dalam memajukan potensi daerah.

Harapan ke Depan

Memasuki tahun kedua, tantangan tentu tidak semakin ringan. Harapan masyarakat akan perbaikan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia tetap menjadi prioritas utama yang harus dijawab dengan kerja nyata.

Jadikanlah momentum satu tahun pemerintahan ini dan kesucian bulan Ramadan sebagai titik balik untuk mengakselerasi pembangunan. Dengan spirit Mubarakah, mari kita kawal bersama kepemimpinan ini agar Kabupaten Sukabumi tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga berlimpah berkah dan kesejahteraan bagi setiap warganya.***

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

SMSI Belum Nyatakan Sikap Resmi Terkait Klausul Perjanjian Dagang Indonesia-AS

Bisnisnews.net || Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) hingga kini...

Dai Kondang Nasional Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Enam Santri di Sukabumi

Bisnisnews.net || Enam orang santriwati di wilayah Kecamatan Cicantayan,...

Kuasa Hukum TR Soroti Kemungkinan Pelaku Lain dalam Kasus Tewasnya NS di Sukabumi

Bisnisnews.net || Penetapan TR sebagai tersangka dalam perkara dugaan...

Polisi Lakukan Penyelidikan Atas Laporan Ibu Kandung NS terhadap Mantan Suami

Bisnisnews.net || Penanganan perkara meninggalnya NS (12), siswa asal...