Hujan Lebat Sebabkan Banjir Limpasan, Longsor, dan Kerusakan Rumah di Kota Sukabumi

Date:

Bisnisnews.net || Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Sukabumi pada Rabu (3/12/2025) memicu sejumlah peristiwa bencana di beberapa wilayah. Banjir limpasan, tanah longsor, hingga kerusakan atap rumah dilaporkan terjadi hampir bersamaan.

BPBD Kota Sukabumi mencatat banjir limpasan muncul di kawasan Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang—meliputi Jalan Lio Kampung Babakan RT 03 RW 01, RT 04 RW 08, hingga Jalan Lio Santa. Air yang mengalir dari area lebih tinggi juga merendam sebagian Jalan Dwikora di Kelurahan Warudoyong dan Jalan Gunungkarang di Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum.

Satu rumah milik warga atas nama Sandi Andriansyah terendam, berdampak pada empat jiwa dalam satu keluarga. Genangan air juga masuk ke beberapa ruang PAUD dan MDTA Safinatul Falaah serta area Pesantren Jamiatul Quro. Sejumlah akses jalan pun sempat tertutup air sehingga menghambat mobilitas warga.

Tanah longsor terjadi di Jalan Lingkar Selatan, Kampung Cibitung, Limusnunggal. Material longsor menutup saluran air dengan dimensi area terdampak sekitar 7 meter Ă— 10 meter dengan tinggi 15 meter.
“Jika tidak segera dibersihkan, potensi genangan tambahan bisa terjadi,” ujar Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Joseph Sabarudin.

Di sisi lain, hembusan angin kencang di wilayah Baros menyebabkan sebagian atap rumah warga di Kampung Caringin RT 01 RW 18 rusak. Air hujan masuk ke area rumah dan mengganggu aktivitas penghuni.

BPBD menilai rangkaian kejadian ini dipicu curah hujan tinggi, tersumbatnya aliran air akibat sampah, serta kapasitas drainase yang belum optimal. Sejak laporan pertama diterima, tim gabungan bersama TNI, aparat kelurahan, dan warga bergerak menangani seluruh lokasi terdampak.

“Kami pastikan masing-masing titik sudah ditangani dan kondisi berangsur aman,” kata Joseph. Ia menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi. Pendataan kerugian masih berlangsung, serta pemantauan dilakukan di titik rawan.

Joseph mengimbau masyarakat agar tetap waspada menghadapi potensi hujan ekstrem dalam beberapa hari ke depan dan segera melapor bila terjadi situasi darurat di lingkungan masing-masing.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Harga Emas Antam Naik Tajam di Hari Buruh, Kini Rp2,79 Juta per Gram

Bisnisnews.net - Pergerakan harga emas batangan produksi PT Aneka...

Polres Sukabumi Kota Kawal Keberangkatan Buruh, Ojol, dan Petani ke Monas Peringati May Day 2026

Bisnisnews.net - Aparat Polres Sukabumi Kota memberikan pengamanan dan...

May Day 2026: Camat Margahayu Serukan Kolaborasi Tripartit dan Aksi Eco Walker Bandung Bedas

Bisnisnews.net - Pemerintah Kecamatan Margahayu memperingati May Day 2026...

May Day 2026: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Dorong Disnakertrans Konsisten Lindungi Buruh

Bisnisnews.net || Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Usep, hadir...