Bisnisnews.net – Pemerintah Kecamatan Margahayu memperingati May Day 2026 dengan pesan kuat: kolaborasi dan kepedulian lingkungan. Apresiasi tinggi disampaikan kepada seluruh pekerja sebagai penggerak utama pembangunan daerah.
Camat Margahayu, Dr. Nur Hazanah, S.STP., http://M.Tr.I.P., M.A.B., menegaskan momentum 1 Mei harus jadi ajang perkuat sinergi pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkeadilan dinilai kunci kesejahteraan bersama.
“Pekerja adalah pilar utama pembangunan. Karena itu, kolaborasi yang kuat antar semua elemen menjadi kunci untuk menciptakan kemajuan yang berkelanjutan,” ujar Dr. Nur Hazanah, Kamis (1/5/2026).
Peringatan May Day di Margahayu tak hanya diisi seremonial. Tahun ini dikombinasikan dengan gerakan lingkungan lewat “Eco Walker May Day 2026 Bandung Bedas”. Ratusan warga diajak jalan sehat sambil pungut sampah.
Aksi bertajuk “Bersih Sampah untuk Menuju Indonesia Asri” itu jadi simbol bahwa perjuangan buruh sejalan dengan kelestarian lingkungan. Pertumbuhan ekonomi dan ekologi harus beriringan, tidak saling meniadakan.
Pemerintah Kecamatan menekankan kolaborasi lintas sektor sebagai kunci ganda: dorong kemajuan industri sekaligus tingkatkan kesejahteraan pekerja. Tanpa lingkungan sehat, produktivitas pekerja juga terganggu.
Mengusung semangat “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”, Margahayu ingin seluruh elemen bersatu wujudkan pembangunan inklusif. Buruh sejahtera, pengusaha tumbuh, lingkungan terjaga.
Dr. Nur Hazanah mengingatkan, isu ketenagakerjaan kini kompleks. Dari upah layak, jaminan sosial, K3, hingga dampak perubahan iklim terhadap pekerja outdoor. Semua butuh solusi bersama, bukan saling menyalahkan.
May Day 2026 di Margahayu sekaligus jadi refleksi. Peran pekerja vital, tapi bumi yang menopang kerja mereka juga butuh dirawat. Keseimbangan ekonomi dan ekologi adalah warisan untuk generasi berikut.
Dengan aksi nyata Eco Walker, Margahayu membuktikan May Day bisa hijau. Kolaborasi tripartit plus aksi lingkungan jadi model peringatan Hari Buruh yang relevan dengan tantangan zaman.***
Editor : M. Nabil
(MNL/Biro Bandung)