Pemprov Jabar Tegaskan, Pendidikan tetap Jalan, Mafia Tanah Terus Kita Lawan

Date:

Bisnisnews.net || Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan, kegiatan belajar mengajar di SMAN 1 Bandung tetap berjalan normal meskipun ada upaya kasasi dari Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK).

Faktanya, sejak 28 Agustus 2025, badan hukum PLK sudah resmi dicabut oleh Kementerian Hukum RI. Artinya, PLK tidak lagi memiliki legal standing untuk mengajukan gugatan maupun kasasi terhadap Putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta Nomor 131/B/2025/PT.TUN.JKT tanggal 3 September 2025 terkait sengketa di SMAN 1 Bandung.

“Kepada siswa, guru, keluarga besar, dan alumni SMANSA, tenanglah. Belajarlah seperti biasa karena persoalan ini sudah ditangani secara hukum,” tegas Tim Hukum Pemprov Jabar, Jutek Bongso pada konferensi pers yang digelar di Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Selasa (30/9/2025).

Sekdisdik Jabar, Deden Saepul Hidayat pun mengucapkan terima kasih atas dukungan Tim Hukum Jabar dan Biro Hukum Jabar dalam menyelesaikan permasalahan lahan di SMAN 1 Bandung.

“Mudah-mudahan pihak tertentu memahami ini dan kami yakin di negeri ini masih ada kepastian hukum,” terangnya.

Terima kasih atas dukungan semua pihak. Mari bersama menjaga kepastian hukum demi keberlangsungan pendidikan anak bangsa.***

Foto : Istimewa

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

PNM dan Pemkot Sukabumi Perkuat UMKM, Bobby Tekankan Pentingnya Inovasi Usaha

Bisnisnews.net – Penguatan kapasitas dan inovasi dinilai menjadi kunci...

Museum Prabu Siliwangi Luncurkan Katalog Keramik, Rekam Sejarah Sukabumi hingga Mancanegara

Bisnisnews.net – Museum Prabu Siliwangi di Kota Sukabumi memperkuat...

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema “Energi Mandiri, Indonesia Berdaya”

Bisnisnews.net - PLN kembali menggelar PLN Journalist Awards (PJA)...

Janji Berobat Gratis Meski BPJS Mati Belum Berlaku di Sukabumi, DPRD Sebut Bikin Bingung Warga

Bisnisnews.net - Klaim Gubernur Jabar Dedi Mulyadi soal warga...