Bisnisnews.net || Jambore PKK Kota Sukabumi Tahun 2025 yang digelar di Gedung Juang 45 pada Rabu (27/8/2025) bukan hanya ajang perlombaan, melainkan juga ruang untuk mempertegas peran kader PKK sebagai garda terdepan dalam membangun keluarga dan melindungi masyarakat dari berbagai persoalan sosial.
Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, saat membuka kegiatan menekankan pentingnya solidaritas antarwarga dan kader PKK untuk memperkuat kepedulian sosial. Ia menegaskan, komunikasi yang baik antar kader dapat menjadi kunci dalam mendeteksi dan merespons berbagai masalah di lingkungan masyarakat.
“Mari kita pererat silaturahmi dan berbagi informasi agar lebih siap menghadapi permasalahan, terutama yang menyangkut perlindungan anak dan kesejahteraan keluarga,” ujar Ranty.
Sebagai pengingat akan pentingnya hal itu, Ranty juga menayangkan video edukasi mengenai kekerasan terhadap anak serta isu kesehatan, yang menjadi salah satu fokus besar PKK dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga.
Ketua Pelaksana Jambore, Silvia, menambahkan, tahun ini kegiatan diikuti 225 kader PKK dari tujuh kecamatan se-Kota Sukabumi. Menurutnya, Jambore bukan sekadar perlombaan, tetapi lebih pada sarana untuk memperkuat jaringan kolaborasi dan membangun kapasitas kader sebagai penggerak perubahan di tengah masyarakat.
“Jambore PKK adalah kesempatan untuk memperkuat peran kader yang setiap hari hadir di tengah masyarakat, mendorong kemandirian keluarga, serta menjadi sahabat bagi warga dalam berbagai isu sosial,” jelasnya.
Meski demikian, suasana kebersamaan tetap diwarnai dengan perlombaan paduan suara dan senam, yang dinilai dari aspek kreativitas, kekompakan, hingga penampilan. Namun lebih dari sekadar kompetisi, kedua lomba ini menjadi media untuk menumbuhkan semangat kerja sama, disiplin, serta energi positif di kalangan kader.
Dengan tema “PKK Bersatu, Kompak, Kreatif, dan Kolaboratif untuk Keluarga Sejahtera di Kota Sukabumi”, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat nilai kebersamaan dan kolaborasi. Jambore PKK 2025 menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan keluarga dan perlindungan anak tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh peran aktif kader PKK yang senantiasa hadir paling dekat dengan masyarakat.***(RAF)
Editor : M. Nabil