Oleh : Aam Abdul Salam/Sekjen PPJNA ’98
Bisnisnews.net || Hari Asyura malam 10 Muharam pada 5 Juli 2025 malam yang memiliki keutamaan untuk berdoa memohon ampunan perlindungan serta rahmat keberkahan untuk kita semua ummat manusia di dunia dan khususnya seluruh masyarakat Indonesia.
Kami mengajak saat malam 10 Muharam yang jatuh pada 5 Juli 2025 (9 muharam) dan 6 Juli 2025 (10 Muharam) berdoa memohon ampunan perlindungan rahmat keberkahan untuk Presiden Prabowo, seluruh pemimpin negeri Mantan Presiden Indonesia serta untuk seluruh rakyat Indonesia.
Allah anugerahkan kekuatan dan kesehatan untuk Presiden Prabowo dan mantan Presiden Indonesia, rahmati berkahi dan selalu dalam perlindungan bimbingan Allah SWT, kata Aam Abdul Salam Dewan Pembina Majelis Dzikir Merah Putih, Sabtu 5 Juli 2025.
Mohon dengan keikhlasan mari kita untuk berdoa memohon pada Allah pemilik kehidupan ini pada malam Asyura 10 Muharam, doa Asyura lengkap terjemahannya:
حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلِ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرِ. سُبْحَانَ اللهِ مِلْءَ الْمِيزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنَ اللَّهِ إِلَّا إِلَيْهِ سُبْحَانَ اللهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ. وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا نَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِي الْعَظِيمِ. وَهُوَحَسْبُنَا وَنِعْمَ الْوَكِيلِ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Arab Latin: Hasbunallaah wani’mal wakil, ni’mal maulaa wani’man nashiir. Subhaanallaahi mil-al miizaani wa muntahal ‘ilmi wa mablaghar ridhaa wazinatal ‘arsyi. Laa malja-a minallaahi illaa ilaihi subhaanallaahi ‘adadasy syaf’i wal witir. Wa ‘adada kalimatillaahit taammaati kullaha, nas-alukas salaamata birahmatika yaa arhamar raahimiin. Walaa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim. Wahuwa hasbunaa wani’mal wakil, ni’mal maulaa wani’man nashiir. Washallallaahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihii washahbihii wasallam.
Artinya: “Cukuplah Allah yang menjadi penolong dan kami, dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung. Maha Suci Allah sepenuh mizan (timbangan), setinggi ilmu, sebanyak keridhaan, dan setimbang ‘Arsy. Tiada tempat untuk menyelamatkan diri, dan tiada tempat untuk bersandar, melainkan kepada Allah. Maha Suci Allah sebanyak bilangan yang genap dan ganjil, dan sebanyak kalimat yang sempurna kesemuanya. Saya memohon keselamatan kepada-Mu dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dan, tiada daya dan kekuatan, melainkan dengan pertolongan
Dengan doa merupakan senjata utama kita semua memohon negeri ini Indonesia selalu dalam perlindungan Allah SWT pemilik Nya.
“Rahmati berkahi jadikan Indonesia negeri yang Baldatun Toyibatun Warobun Ghofur, Negeri yang adil dan makmur, aman damai,” pungkas Aam yang juga sebagai Sekjen PPJNA 98.***
Foto : Istimewa
Editor : M. Nabil
(Aab)