Bisnisnews.net || Sebanyak 1.858 siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) resmi dilantik menjadi perwira pertama Polri oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam upacara penutupan pendidikan yang digelar di Lapangan Soetadi Ronodipuro, Setukpa Lemdiklat Polri, Kota Sukabumi, Kamis (3/7/2025). Para lulusan tersebut terdiri dari 1.848 siswa SIP Angkatan ke-54 Gelombang I dan 10 siswa SIP Khusus Intelijen.
Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri. Dalam sambutannya, Kapolri menekankan bahwa para perwira muda ini diharapkan mampu membawa semangat perubahan, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menghadapi tantangan kepolisian yang semakin dinamis.
“Pelantikan ini bukan hanya seremonial, tapi awal dari tanggung jawab besar. Kita membutuhkan pemimpin yang bukan hanya bisa memerintah, tapi juga bisa memberi arah, menjadi inspirasi, dan hadir nyata di tengah masyarakat,” kata Jenderal Listyo Sigit.
Dalam konteks dinamika global yang terus berubah, Kapolri menegaskan bahwa Polri harus menjadi institusi yang adaptif, modern, dan responsif. Para perwira yang baru dilantik dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas diri, menjunjung tinggi etika, serta menjawab kebutuhan masyarakat secara konkret.
“Tantangan ke depan tidak semakin mudah. Polri harus mampu menavigasi situasi global yang berdampak langsung pada stabilitas dalam negeri. Karenanya, saya minta seluruh perwira untuk terus belajar, mengembangkan diri, dan beradaptasi dengan perubahan,” tegasnya.
Kapolri juga menggarisbawahi pentingnya penguatan sinergi lintas sektor. Ia menyebut, keberhasilan program-program nasional tak lepas dari soliditas antara Polri, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Polri, lanjutnya, harus menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penegak hukum.
“Presiden RI dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-79 telah mengamanatkan pentingnya kontribusi Polri dalam menyukseskan agenda Asta Cita. Kita harus hadir, bukan hanya untuk menjaga ketertiban, tapi untuk memastikan pembangunan berjalan dengan baik,” ujar Listyo.
Dalam arahannya, Kapolri juga menekankan peran para perwira muda sebagai katalis transformasi institusional. Ia menyampaikan bahwa proses modernisasi Polri tidak akan berhasil tanpa kepemimpinan yang kuat, berintegritas, dan peka terhadap kebutuhan zaman.
“Reformasi Polri menuju institusi yang presisi hanya bisa terwujud jika perwira-perwiranya menjadi pelopor perubahan. Pemimpin masa depan harus punya visi, punya empati, dan mampu bekerja lintas batas,” tutupnya.
Upacara pelantikan ini juga mencerminkan keberlanjutan program pendidikan kepolisian sebagai instrumen pembentukan karakter dan profesionalisme anggota Polri. Dengan dilantiknya para perwira baru ini, diharapkan Polri semakin siap menjawab tantangan dan harapan masyarakat di era transformasi digital dan globalisasi.***(RAF)
Editor : M. Nabil