Langkah Tegas Bupati dan Wabup Garut Penanganan Kasus Viral Orang yang Tidak Berpuasa, Didukung Penuh PPJNM 

Date:

Bisnisnews.net || Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Milenial (PPJNM) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Bupati dan Wakil Bupati Garut dalam menangani kasus viral penggerebekan orang yang tidak berpuasa (godin) oleh sekelompok massa.

PPJNM menegaskan bahwa tindakan main hakim sendiri yang dilakukan oleh oknum tertentu tidak dapat dibenarkan dalam negara hukum dan justru berpotensi merusak harmoni sosial.

Ketua PPJNM, Salman Rizkatillah, menegaskan bahwa pendekatan dalam menegakkan nilai-nilai keagamaan harus dilakukan secara beradab dan sesuai aturan.

“Kami mengapresiasi langkah tegas Wakil Bupati Garut yang segera mengambil tindakan untuk menegaskan bahwa razia seperti ini bukanlah kewenangan ormas, melainkan harus dilakukan oleh aparat berwenang sesuai prosedur yang ada,” ujar Salman.

Menurut Salman, meskipun menghormati bulan suci Ramadan adalah bagian dari nilai sosial yang dijunjung tinggi di masyarakat, hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan tindakan yang berlebihan dan berpotensi melanggar hak-hak individu.

“Negara ini punya hukum, dan setiap persoalan harus diselesaikan dengan pendekatan yang konstitusional. Kita tidak boleh membiarkan ada kelompok yang bertindak seolah-olah memiliki otoritas hukum sendiri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Salman menekankan bahwa kejadian ini harus menjadi pembelajaran penting dalam merawat kebinekaan dalam spirit NKRI. “Indonesia adalah negara yang berdiri di atas keberagaman. Ada banyak perbedaan dalam cara masyarakat menjalankan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam hal ibadah. Oleh karena itu, nilai-nilai kebinekaan harus selalu dijaga agar tidak ada kelompok tertentu yang merasa paling benar dan bertindak di luar kewenangan,” katanya.

PPJNM juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat agar pemahaman mengenai amar makruf nahi munkar tidak disalahgunakan untuk melakukan tindakan represif.

“Kami mendorong agar pemerintah daerah lebih aktif dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai toleransi dan hak individu, sehingga kejadian seperti ini tidak berulang di masa mendatang,” tambah Salman.

Sebagai organisasi yang berkomitmen terhadap penguatan kebangsaan, kebhinekaan, dan demokrasi, PPJNM akan terus mengawal isu-isu yang berkaitan dengan hak asasi manusia dan kehidupan sosial yang harmonis.

“Kami mengajak semua elemen, khususnya generasi muda, untuk lebih bijak dalam memahami nilai-nilai kebangsaan dan tidak mudah terpancing oleh tindakan provokatif yang dapat merusak persatuan,” tutupnya.***

Foto : Istimewa

Editor : M. Nabil

(Sal/ Biro Garut)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

HUT ke-112 Jadi Panggung Arah Kebijakan, Sukabumi Dorong Fiskal dan Percepatan Infrastruktur

Bisnisnews.net || Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota...

Beasiswa Bupati Sukabumi 2026 Dibuka, Peluang Emas Cetak Generasi Unggul

Bisnisnews.net || Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menghadirkan program Beasiswa...

Karnaval Budaya Warnai Puncak HUT ke-112 Kota Sukabumi

Bisnisnews.net || Peringatan puncak Hari Ulang Tahun ke-112 Kota...

Dispar Sukabumi Soroti Dugaan Pungli Tanpa Karcis di Taman Pandan

Bisnisnews.net || Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar,...