Soal Buruh Sritex Dirumahkan, Direktur Eksekutif Migrant Watch Sebut Hak-hak Buruh Tetap Melekat

Date:

Wartain.com || Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer memanggil Komisaris Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Iwan Setiawan Lukminto, terkait isu pemutusan hubungan kerja (PHK) yang mencuat di perusahaan tersebut. Pertemuan berlangsung di Jakarta pada Rabu, 13 November 2024.

Pengamat ketenagakerjaan, Aznil Tan, menyatakan bahwa penjelasan dari manajemen Sritex sudah cukup menjawab isu yang berkembang.

“Kami juga terkejut mendengar isu yang beredar bahwa anak perusahaan Sritex melakukan PHK terhadap 2.500 orang. Saya pun segera menghubungi Pak Wamen untuk meminta klarifikasi. Beliau menyatakan ikut terganggu oleh isu tersebut dan telah memanggil direktur Sritex untuk mendapatkan penjelasan. Alhamdulillah, hari ini semua sudah terjawab,” kata Aznil Tan kepada media, Rabu (13/11/2024).

Aktivis 98 yang kini fokus pada perlindungan ketenagakerjaan dalam dan luar negeri ini menjelaskan bahwa meskipun buruh dirumahkan, hak-hak mereka tetap terlindungi.

“Walaupun buruh dirumahkan, hak-hak buruh tetap melekat sesuai ketentuan dalam Permenaker Nomor 5 Tahun 2023, yang meliputi hak atas upah, jaminan sosial, serta hak untuk mendapatkan informasi mengenai rencana untuk kembali bekerja atau jika ada perubahan status,” jelasnya.

Aznil juga mengapresiasi langkah cepat Wamenaker Immanuel Ebenezer dalam memastikan tidak ada PHK bagi buruh Sritex.

“Jujur, saya sangat menghargai langkah cepat Wamenaker dalam mengantisipasi persoalan dan menjaga komunikasi publik di tengah berbagai masalah ketenagakerjaan. Beliau memiliki semangat dan empati yang tinggi terhadap buruh, sehingga terus bergerak dengan energi dan kepedulian yang luar biasa,” ujar Aznil.

Lebih lanjut, dia juga menyarankan agar pihak manajemen Sritex, debitor, dan pemerintah duduk bersama untuk menyusun langkah-langkah komprehensif dalam menyelamatkan perusahaan padat karya seperti Sritex.

“Menteri-menteri lain yang ditugaskan Presiden Prabowo juga harus bergerak cepat untuk menyelamatkan industri-industri padat karya seperti Sritex. Solusi komprehensif dalam menyelesaikan persolan bahan baku dan barang impor membanjir pasar Indonesia. Ini penting agar isu-isu yang berkembang tidak menjadi liar,” pungkasnya.***

Foto : Istimewa

Editor : Dul

(AAS)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pemkot Sukabumi dan DPR RI Perkuat Kolaborasi, Wisata Cikundul Jadi Sasaran

Bisnisnews.net – Pengembangan sektor pariwisata dan pemberdayaan pelaku usaha...

Pemkot Sukabumi Tekankan Integritas dan Pembenahan Tata Kelola RSUD Syamsudin di Usia 106 Tahun

Bisnisnews.net - Peringatan 106 tahun RSUD R. Syamsudin, S.H....

Pasca Putusan MK Soal Syarat Wapres, Tokoh Jabar Bersatu Desak Gibran Mundur

Bisnisnews.net - Polemik keabsahan dokumen syarat pendidikan Wakil Presiden...

Dewan Batman Apresiasi Jampang Ngabhuana 3: Budaya Perekat Persaudaraan Warga Pajampangan

Bisnisnews.net - Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Dapil 6...