Menjawab Tantangan Pendidikan Masa Kini, Disdik Kabupeten Sukabumi Dorong Integrasi Kesehatan di Sekolah

Date:

Bisnisnews.net || Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan, perhatian terhadap kesehatan peserta didik menjadi aspek yang semakin krusial. Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi memandang pentingnya membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada aspek kesehatan fisik dan mental siswa.

Melalui program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang mulai dijalankan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Sukabumi, upaya untuk mengintegrasikan layanan kesehatan ke dalam dunia pendidikan mulai menemukan momentumnya.

“Pendidikan dan kesehatan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Siswa yang sehat secara fisik dan mental memiliki potensi belajar yang jauh lebih baik,” ujar Devi Indra Kusumah, Kepala Seksi Kesiswaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Jumat (8/8/2025).

Program CKG menyasar seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA, termasuk madrasah, pesantren, dan SLB. Pemeriksaan yang dilakukan pun tidak hanya sebatas fisik seperti mata, gigi, dan tekanan darah, tetapi juga mencakup aspek kesehatan mental yang selama ini kerap luput dari perhatian.

Salah satu inovasi dari program ini adalah adanya kuesioner awal yang harus diisi siswa sebelum pemeriksaan dilakukan. Hal ini memungkinkan tenaga kesehatan untuk memahami kondisi psikologis siswa sejak awal, sehingga pendekatan yang diberikan bisa lebih tepat sasaran.

Devi menambahkan, program ini bukan hanya soal mendeteksi penyakit atau gangguan kesehatan, melainkan juga merupakan bentuk nyata pendidikan karakter yang memperkuat kesadaran siswa akan pentingnya gaya hidup sehat.

“Anak-anak kita harus tumbuh menjadi generasi yang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri. Ini akan membentuk kebiasaan baik yang bertahan hingga dewasa,” tuturnya.

Lebih jauh, Disdik Kabupaten Sukabumi menilai bahwa pendekatan semacam ini adalah kunci untuk menghadirkan pendidikan yang lebih holistik. Kolaborasi antara sektor pendidikan dan kesehatan dianggap sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.

Dengan program seperti CKG, sekolah tidak lagi hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang yang mendukung tumbuh kembang siswa secara utuh—baik dari sisi intelektual, fisik, maupun emosional.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Milad dan Pengukuhan Pengurus YASTHI,  sekda Ade Suryaman: Jaga Nilai Keagamaan dan Layanan Umat

Bisnisnews.net - Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman,...

Warga Ko/Kab Sukabumi Siap-Siap! PLN Padamkan Listrik Hari ini Mulai Pukul 13.00 WIB

Bisnisnews.net – Buat warga Kabupaten dan Kota Sukabumi, catat...

BKPSDM Kabupaten Sukabumi Fasilitasi Ujian Dinas dan UPKP 2026 untuk Tingkatkan Profesionalisme ASN

Bisnisnews.net — Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam...

Pemkab Sukabumi Perluas Perlindungan Sosial, 417 Pekerja Rentan Dapat BPJS Ketenagakerjaan dari DBHCHT

Bisnisnews.net – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat perlindungan sosial...