Bisnisnews.net || Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki mengatakan dengan program perahu kertas, pemerintah hadir untuk memberdayakan para Ibu Rumah (IRT).
Hal ini ia sampaikan setelah menghadiri kegiatan Inovasi Kolaborasi Aksi yang dilaksanakan DKUKM Kabupaten Sukabumi yang berlangsung di Universitas Nusa Putra, Jalan Raya Cibolang, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis 24/07/2025.
“Program perahu kertas ini menyasar untuk pemberdayaan perempuan terutama yang menjadi misalnya korban PMI, kekerasan dan lain sebagainya. Dimana, perempuan harus masuk juga program peka yaitu perempuan kepala keluarga,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa DP3A sudah bersinergis dengan DKUKM, salahsatunya sebagai pemberi materi pun dari DKUKM itu perempuan.
“Untuk selanjutnya mungkin kita harus kolaborasi lanjutan dengan DKUKM, Indag dan lain sebagainya untuk meningkatkan kualitas perempuan dalam bidang UMKM. Apakah itu kemasan, kemudian kualitas, IMB, PIRT dan lain sebagainya. Sehingga ke depan mudah-mudahan kita dari DP3A bisa menyumbangkan perempuan-perempuan yang sudah dilatih itu untuk bisa menghasilkan produk, yang selanjutnya nanti busa dibantu oleh DKUKM,” tambahannya.
Eki pun menjelaskan produk yang dibuat tidak berupa makanan saja, tapi sesuai dengan potensi wilayahnya.
Ditanya soal pemberdayaan yang berbasis pesantren, Eki mengatakan terkait pesantren ramah anak, yang sebetulnya sudah berkolaborasi, sudah berkomunikasi dengan Kemenag.
“Kemarin salah satunya yang sudah komunikasi dengan kita itu perusahaan darurat amal yang di Jampangkulon. Mereka itu kemarin kita undang untuk mengikuti Konvensi Hak Anak (KHA).
Mereka menghadap atau ngobrol dengan saya, ingin mengembangkan potensi, mungkin ke depan busa jadi model bahwa pasantren darurat amal itu menjadi pasantren yang ramah anak,” pungkasnya.***
Foto : Istimewa
Editor : M. Nabil
(IFU)