Bisnisnews.net || Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi, Mulya Hermawan mengecam keras langkah Pemerintah Kabupaten Indramayu yang secara resmi mengeluarkan surat pengusiran terhadap organisasi wartawan dari gedung milik Pemkab yang telah lama ditempati.
Mulya mengatakan, para pejabat publik di Indramayu, seharusnya tak bersikap arogan dan sewenang-wenang terhadap insan pers, yang telah banyak berkontribusi positif untuk masyarakat dan pemerintah.
“Kami minta agar Pemerintah Kabupaten Indramayu segera mengevaluasi langkah yang sudah diambil. Ini bentuk kedzaliman dan penindasan terhadap profesi jurnalis, sehingga kebebasan dan kemerdekaan pers bisa hilang,” kata Mulya, Jumat 18/07/2025.
“Kita memandang bukan sekedar penggunaan gedungnya saja. Tapi lebih kepada perlakuan Pemkab Indramayu kepada wartawan. Kepada wartawan saja sudah berani, apalagi sama rakyatnya. Hal ini terindikasi adanya pembungkaman terhadap wartawan,” tegas Mulya.
Mulya melanjutkan, pengusiran wartawan dari gedung itu menjadi preseden buruk bagi Pemkab Indramayu. Jika pemda setempat merasa terganggu dan terusik oleh fungsi dan kontrol pers, ini indikasi kemunduran dalam demokrasi.
“Jangan sampai dibiarkan, bisa-bisa pemerintah daerah yang lain juga ikut-ikutan. Kan banyak kawan-kawan PWI yang lain juga menggunakan gedung Pemda, kalau tidak cepat diselesaikan, bisa menular ini,” lanjut Mulya.
Sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moril kepada PWI Kabupaten Indramayu, pihaknya akan ikut datang membersamai mereka, sebagai bukti kepedulian terhadap sesama profesi sebagai wartawan.
“Ya, Kami PWI Kabupaten Sukabumi akan datang ke Indramayu. Ini bukti dukungan moril Kami sebagai sesama insan pers, ketika ada kawan Kami yang tertindas, Kami juga merasakan hal yang sama,” pungkas Mulya.***
Foto : Istimewa
Editor : M. Nabil
(Aab)