Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Wujud Perlindungan Negara Hadir Bela Rakyat

Date:

Bisnisnews.net || Wakil Bupati Sukabumi H Andreas bersama Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sukabumi membahas upaya percepatan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh lapisan pekerja baik formal maupun informal. Pembahasan tersebut berlangsung di ruang rapat Sekretariat Daerah, Kabupaten Sukabumi, Senin (14/7/2025).

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sukabumi, Ryan Gustviana, menjelaskan, bahwa cakupan kepesertaan tenaga kerja di wilayahnya baru mencapai 41 persen. Artinya, mayoritas pekerja di Sukabumi termasuk buruh informal dan sektor konstruksi desa belum terjamah perlindungan sosial yang memadai.

“Kami terus berupaya meningkatkan literasi jaminan sosial kepada masyarakat, termasuk melalui pendekatan ke desa dan kecamatan. Dari 381 desa, saat ini sudah 378 desa yang masuk dalam skema sosialisasi kami. Targetnya seluruh desa bisa kami jangkau dalam tahun ini,” ujarnya.

Tak hanya menyasar pekerja formal, perlindungan juga tengah didorong untuk sektor konstruksi desa. Dalam pelaksanaan proyek pembangunan desa, seluruh pekerja akan dicatat dan dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan secara by name by address untuk memastikan mereka mendapatkan perlindungan sosial secara menyeluruh.

Program Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) juga menjadi sorotan dalam pertemuan ini. Kabupaten Sukabumi disebut sebagai salah satu daerah dengan kepesertaan Perisai terbanya di Indonesia.

“Kami harap program ini bisa terus digaungkan, sehingga masyarakat memahami pentingnya BPJS Ketenagakerjaan dan manfaatnya bagi masa depan mereka,” tambahnya.

Wakil Bupati Sukabumi, H Andreas menyatakan dukungan penuh Pemkab Sukabumi terhadap inisiatif perluasan perlindungan sosial tersebut. Menurutnya, perlindungan jaminan sosial adalah hak dasar yang harus dimiliki seluruh pekerja termasuk buruh pabrik dan aparat desa.

“Pemkab akan mendorong kepatuhan perusahaan melalui sosialisasi langsung ke pabrik-pabrik yang belum terdaftar. Kami juga akan memperkuat pengawasan terhadap perusahaan yang belum memenuhi kewajibannya,” kata Wabup.

Lebih jauh, Wabup menekankan pentingnya manfaat jaminan sosial bagi keberlangsungan hidup keluarga pekerja, terutama saat terjadi musibah.

“Program jaminan kecelakaan kerja dan hari tua itu sangat penting. Kami ingin masyarakat Sukabumi benar-benar terlindungi,” tegasnya

Di tempat yang sama, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sukabumi, Jujun Junaedi menambahkan, pihaknya akan memfasilitasi pertemuan antara BPJS Ketenagakerjaan dan Forum HRD di Kabupaten Sukabumi guna merumuskan solusi bersama atas minimnya kepatuhan perusahaan terhadap regulasi ketenagakerjaan.

“Forum ini penting sebagai langkah konkret untuk menyatukan pemahaman dan komitmen dalam melindungi pekerja,” tutupnya.***

Foto : Istimewa

Editor : M. Nabil

(IFU)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pemkot Sukabumi Minta Mojang Jajaka Lebih Aktif Kenalkan Potensi Daerah

Bisnisnews.net - Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana meminta...

Duta Baca Kota Sukabumi Diharapkan Tak Berhenti pada Kampanye Membaca

Bisnisnews.net - Budaya literasi di Kota Sukabumi diharapkan tidak...

Harga Kebutuhan Pokok di Kabupaten Sukabumi Kamis 27 Agustus 2026, Mayoritas Stabil

Bisnisnews.net – Harga rata-rata sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten...

Apresiasi Penguatan Infrastruktur Kelistrikan, Wabup Andreas: Menjaga Keandalan Pasokan Kebutuhan Energi    

Bisnisnews.net - Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyambut positif revitalisasi dan...