Bisnisnews.net || Pembangunan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) terus dikebut demi memberikan akses yang lebih cepat dan mudah dari Jakarta menuju Sukabumi. Langkah percepatan ini juga diharapkan menjadi pendorong perekonomian dan pariwisata di kawasan Sukabumi.
Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Gerindra, Heri Gunawan atau yang akrab disapa Hergun, menyebut saat ini proses pembebasan lahan pada Seksi 4 tengah berjalan.
“Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga menjadi kunci penting untuk mendorong perekonomian dan pariwisata. Dengan selesainya Tol Bocimi, akses menuju Sukabumi akan lebih mudah dan cepat, sehingga nantinya dapat terjadi peningkatan kunjungan dan perputaran uang di daerah,” katanya, Jumat (13/6/2025).
Berdasarkan data terkini, proses pembebasan lahan pada Seksi 4 masih di bawah 30 persen. “Ini memang masih awal, tapi proses terus berjalan sesuai rencana. Dalam beberapa waktu ke depan, saya optimistis pembebasan lahan dapat dipercepat.”
Sementara pada Seksi 3, Hergun menyebut pembebasan lahan hampir tuntas. “Kalau berdasarkan data terakhir, tinggal di bawah 5 persen saja. Saya optimistis sebelum akhir 2025, proses pembebasan dan konstruksi dapat diselesaikan 100 persen.”
Selain pembebasan lahan, Hergun juga meminta Pemerintah Daerah Sukabumi segera menyiapkan infrastruktur pendukung. Hal ini penting demi menyambut gelombang wisatawan dan investor yang nantinya akan datang.
“Kalau nantinya exit Cibolang dibuka, arus kendaraan dan wisatawan akan terus naik, apalagi pada saat hari besar dan libur. Karena itu, infrastruktur pendukung harus dibereskan, supaya nantinya terjadi pergerakan ekonomi yang maksimal dan masyarakat turut merasakan manfaatnya.”
Hergun juga mencontohkan, nantinya kendaraan yang keluar di Cibolang dapat langsung menuju kawasan wisata Selabintana dan sekitarnya. Dengan akses yang lebih mudah, diharapkan terjadi peningkatan kunjungan dan perputaran uang di sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, dan usaha kecil menengah.
Jalan Tol Bocimi dibangun menjadi 4 seksi. Seksi 1 (Ciawi–Cigombong) sepanjang 15,35 km mulai dioperasikan pada Desember 2018. Kemudian Seksi 2 (Cigombong–Cibadak) sepanjang 11,9 km diresmikan pada Agustus 2023. Sementara Seksi 3 (Cibadak–Sukabumi Barat) sepanjang 13,7 km tengah dibangun, dan Seksi 4 (Sukabumi Barat–Sukabumi Timur) sepanjang 13,05 km tengah memasuki proses pembebasan lahan.***(RAF)
Editor : M. Nabil