Bisnisnews.net || Proses Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 2 tidak hanya menjadi ajang perekrutan tenaga kerja, tetapi juga momentum penting dalam upaya memperkuat integritas dan reformasi birokrasi di lingkungan pemerintahan. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, saat memberikan pengarahan kepada 1.190 peserta asal Kota Sukabumi yang mengikuti seleksi di Bandung, Senin (5/5/2025).
Dalam sambutannya, Bobby menekankan bahwa seleksi PPPK harus dijalani secara jujur, transparan, dan penuh tanggung jawab, karena hasilnya akan menentukan wajah pelayanan publik ke depan. “Proses ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bagian dari pencarian individu yang siap mengabdi dengan integritas dan profesionalisme tinggi,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa ASN bukan sekadar profesi, tetapi sebuah panggilan untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Nilai-nilai pengabdian, kejujuran, dan loyalitas harus menjadi fondasi utama setiap calon aparatur negara. “Kita tidak hanya mencari yang cakap secara teknis, tetapi juga yang memiliki karakter kuat dan empati sosial,” ujarnya.
Bobby juga mengapresiasi panitia dan pengawas seleksi yang telah menjaga prinsip objektivitas dan akuntabilitas dalam setiap tahapan. Menurutnya, kepercayaan publik terhadap sistem rekrutmen harus terus diperkuat sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang bersih dan efektif.
Menutup arahannya, Wakil Wali Kota mengajak seluruh peserta untuk menjadikan seleksi ini sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membangun Kota Sukabumi yang lebih maju dan humanis. “Dari proses ini, kita berharap lahir aparatur yang menjadi teladan dalam pelayanan, membawa perubahan nyata bagi masyarakat,” tutupnya.***(RAF)
Editor : M. Nabil