Bisnisnews.net || Kota Sukabumi menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui peluncuran program “Kota Sukabumi Nyaah Ka Indung” yang digelar di Balai Kota pada Sabtu (12/4/2025). Program ini merupakan bagian dari inisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan diluncurkan serentak di seluruh kabupaten/kota di Jabar.
Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyampaikan bahwa program ini menjadi wujud nyata perhatian pemerintah terhadap para ibu dan lansia yang kurang mampu. “Pemkot Sukabumi menyambut cepat arahan dari Pemprov, dan kami sudah memiliki sejumlah instrumen sosial yang bisa langsung digerakkan,” ujar Ayep.
Instrumen yang dimaksud mencakup Baznas Kota Sukabumi, Forum CSR, hingga dana abadi wakaf. Meskipun dana wakaf masih tergolong kecil, Ayep optimistis kolaborasi berbagai pihak ini bisa dimanfaatkan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Tak hanya itu, jika sistem layanan BLUD RSUD R. Syamsudin atau Bunut semakin baik, pemerintah daerah juga berencana mengalokasikan sebagian anggaran rumah sakit untuk pembiayaan BPJS gratis bagi warga tidak mampu.
“Kami ingin memastikan bahwa orang tua yang tidak mampu mendapatkan perhatian khusus. Ini bukan hanya program bantuan, tapi bentuk kasih sayang nyata dari pemerintah kepada warganya,” jelas Ayep.
Turut hadir dalam peluncuran ini Wakil Wali Kota Bobby Maulana, Pj Sekda Andang Tjahyandi, Ketua TP-PKK Ranty Rahmatilah Zaki, serta jajaran pejabat daerah hingga para lurah.
Program ini ke depan akan dilengkapi dengan petunjuk teknis pelaksanaan, serta dirancang untuk mengajak generasi muda ikut serta dalam menyayangi dan membantu orang tua yang membutuhkan.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik