UKM “IM Farm” Rajut Asa Budidaya Ternak Puyuh Petelur

Date:

Bisnisnews.net || Kisah inspiratif ini datang dari seorang pengusaha ternak unggas yang ada disebuah perkampungan di Kabupaten Sukabumi.

Ajang (50) seorang pengusaha yang awalnya bergelut dalam bidang konveksi. Kemudian pada tahun 2023 awal, melebarkan sayap usahanya dengan membangun usaha peternakan unggas rumahan yaitu dengan memelihara Puyuh petelur.

UMKM budidaya ternak Puyuhnya, ia beri nama ” UKM IM Farm”, dengan alamat usaha di Kp. Cikawung RT 005 RW 001, Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dengan modal awal Rp.25 juta, kapasitas 1.000 ekor, Ajang mulai mengelola usaha ini sendirian dan dibantu keluarganya saja sejak tahun 2023. Dengan tekad yang sangat kuat, Ajang kini sudah merawat 5.000 ekor puyuh yang mampu menghasilkan 2.400–2.500 butir telur per hari setara dengan 25-26 kg.

Dengan bertambahnya jumlah ekor yang ia budidayakan, kini usahanya selain dibantu istri dan anaknya, juga dibantu oleh satu orang karyawan untuk mengelola dan mengurus usahanya tersebut.

Kini, omset yang dihasilkan dari usaha ternaknya sudah mencapai Rp.27 juta per bulan atau rata-rata penghasilan Rp900 ribu per hari.

“Saya rasa beternak puyuh ini cocok untuk pengusaha yang ada di perkampungan. Perawatannya mudah, cukup memberi makan dua kali sehari,” ujar Ajang, sambil menunjukkan kandang bertingkat rapi yang dirancang untuk efisiensi lahan.

Luas lahan menjadi salah satu faktor utama dalam memulai usaha ini. Untuk menghemat ruangan, Ajang menggunakan kandang bertingkat yang mampu menampung 40 hingga 80 ekor burung per kotak kandang, tergantung kebutuhan.

Dalam memilih bibit puyuh, Ajang lebih menyukai bibit dari luar daerah (Jawa-red) karena dinilai lebih tahan terhadap penyakit. Selain itu, perawatan awal menjadi fokus utamanya, termasuk pemberian vaksin pada usia 1–7 hari dan vitamin secara rutin untuk menjaga kesehatan burung.

Namun, ada tantangan yang tidak bisa dihindari, seperti sensitivitas puyuh terhadap suara bising. Kondisi tersebut bisa membuat burung stres sehingga produksi telur menurun.

“Kalau sudah stres, perlu seminggu untuk pulih,” kata Ajang. Oleh karena itu, lingkungan kandang yang tenang menjadi salah satu prioritasnya.

Musim pancaroba juga menjadi ujian, di mana risiko serangan virus meningkat. Untuk mengantisipasinya, Ajang meningkatkan pemberian vitamin guna memperkuat daya tahan tubuh burung.

“Kalau sudah kena virus, biasanya sulit. Jadi, lebih baik kita cegah sejak awal,” tambah Ajang.

Puyuh mulai bertelur di usia 45 hari dengan masa puncak produksi antara usia dua bulan hingga satu tahun. Setelah itu, puyuh tua akan di apkir dan diganti dengan bibit baru untuk menjaga produktivitas.

Dari hasil usahanya, Ela memperoleh keuntungan bersih sekitar Rp.4-5 juta setiap bulan. Meski persaingan dari telur puyuh luar daerah cukup terasa, pasar lokal di Pekanbaru tetap memberikan peluang yang stabil.

“Pekerjaan ini fleksibel. Saya hanya butuh satu jam sehari untuk memberi makan, memungut telur, dan membersihkan kandang seminggu sekali,” ungkap Ajang dengan senyum bangga.

Ajang berharap, UMKM bidang peternakan yang sedang Ia geluti akan terus berkembang dan bisa memperluas area budidayanya. Terlebih lagi di era sekarang permintaan pasar semakin meningkat dengan adanya permintaan dari dapur MBG untuk kebutuhan makan siswa.

“Saya harap kedepan area budidaya ini bisa bertambah lagi. Rencananya mungkin diluar lokasi yang sudah ada. Karena target Saya bisa memelihara 10-15 ribu ekor,” harap Ajang.

“Terlebih ke sentra budidaya telur puyuh Saya, sudah ada beberapa orang yang mau order untuk kebutuhan program MBG. Tentunya Saya harus menyiapkan telurnya untuk pasokan ke dapur MBG tersebut,” pungkas Ajang.***

Foto : Aab

Editor : M.Nabil

Reporter : Dul

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Terambyar Festival Sukabumi Siap Digelar, 8 Artis Papan Atas Bakal Tampil

Bisnisnews.net || Puluhan awak media memadati press conference Terambyar...

HUT ke-112 Jadi Panggung Arah Kebijakan, Sukabumi Dorong Fiskal dan Percepatan Infrastruktur

Bisnisnews.net || Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota...

Beasiswa Bupati Sukabumi 2026 Dibuka, Peluang Emas Cetak Generasi Unggul

Bisnisnews.net || Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menghadirkan program Beasiswa...

Karnaval Budaya Warnai Puncak HUT ke-112 Kota Sukabumi

Bisnisnews.net || Peringatan puncak Hari Ulang Tahun ke-112 Kota...