Membumikan Kembali Metode Ulul Albab : Berdzikir dan Betfikir

Date:

Oleh: Ikin Abdurrahman/Direktur Majelis Dzikir Dan Sholawat RI 1 Prabowo Subianto, Yayasan Merah Putih 08.

Bisnisnews.net || Kata ulul albab terdiri dari kata ulu [أولو] dan al-albab [الألباب]. Kata ulu [أولو] adalah bentuk jamak – yang tidak memiliki mufrad (kata tunggal) –, artinya ashab (pemilik).

Dan kata ulu dalam penggunaannya dijadikan frase dengan isim zhahir (kata benda selain kata ganti). Seperti Ulu al-Quwwah [أولو القوة] artinya pemilik kekuatan, Ulu al-Maal [أولو المال] artinya pemilik harta, dst. Ditulis dengan ada huruf wawu yang pertama [أولو], namun tidak dibaca.

Kata yang kedua adalah kata al-Albab [الألباب]. Kata ini adalah bentuk jamak, dan memiliki 2 kata mufrad (kata tunggal).

[1] Mufradnya adalah kata al-Labab [اللَّبَبُ] yang artinya bagian dada binatang yang diikat tali agar pelana tidak lepas.

[2] Mufradnya adalah kata al-Lubb [اللُّبُّ] yang artinya inti dari segala sesuatu.

Kata lubbu ar-rajul [لُبُّ الرَّجُل] artinya akal seseorang. Karena inti manusia adalah akalnya. (Lisanul Arab, Ibnul Mandzur).

Kata ulul albab muncul sebanyak 16 kali dalam Al-Qur’an. Dalam terjemahan Indonesia, arti yang paling sering digunakan adalah “akal”. Karenanya, ulul albab sering diartikan dengan “yang mempunyai akal” atau “orang yang berakal”.

Al-albab berbentuk jama’ dan berasal dari al-lubb. Bentuk jamak ini mengindikasikan bahwa ulul albab adalah orang yang memiliki otak berlapis-lapis alias otak yang tajam.

Penelusuran terhadap terjemahan bahasa Inggris menemukan arti yang lebih beragam.

Ulul albab memiliki beberapa arti, yang dikaitkan pikiran (mind), perasaan (heart), daya pikir (intellect), tilikan (insight), pemahaman (understanding), kebijaksanaan (wisdom).

Pembacaan atas beragam tafsir ayat-ayat yang mengandung kata “ulul albab” menghasilkan sebuah kesimpulan besar : ulul albab menghiasi waktunya dengan dua aktivitas utama, yaitu berdzikir dan berfikir. Kedua aktivitas ini berjalan seiring sejalan.

Dan jika kita perhatikan penggunaan kata ini dalam al-Qur’an, kita bisa menyimpulkan, hakekat ulul albab adalah orang yang menggunakan akalnya untuk mengenal siapakah Allah SWT, bagaimana keagungan-Nya, bagaimana kebijaksanaan-Nya, keadilan-Nya, dengan melihat ayat-ayat Allah SWT. Baik ayat Kauniyah (ciptaan-Nya) maupun ayat Syar’iyah (Al-Qur’an). Sehingga dia akan semakin tunduk dan taat kepada Allah.

*Ulul albab berdzikir atau mengingat Allah, dalam situasi dan kondisi apapun* :
dalam posisi berdiri, duduk, maupun berbaring (Q.S. Ali Imran 3:190-191), memenuhi janji (Q.S. Ar-Ra’d 13: 20), menyambung yang perlu disambung dan takut dengan hisab yang jelek (Q.S. Ar-Ra’d 13: 21), sabar dan mengharap keridhaan Allah, melaksanakan shalat, membayar infak dan menolak kejahatan dengan kebaikan (Q.S. Ar-Ra’d 13: 22). Di sini, Dzikir dilakukan dengan membangun hubungan vertikal transendental (seperti mendirikan shalat) dan hubungan horisontal sosial (seperti membayar infak dan menyambung persaudaraan).

Dalam berfikir, ulul albab melibatkan beragam obyek : 

Selalu merujuk kepada Al-Quran baik ayat-ayat yang muhkam maupun Mutasyabihat (Ali Imran 3:7), memikirkan fenomena alam, seperti pergantian malam dan siang serta penciptaan langit dan bumi (Q.S. Ali Imran 3:190-191), fenomena sosial dan politik; seperti sejarah atau kisah masa lampau (QS. Yusuf 12 : 11), Etika dalam melaksanakan ibadah haji (QS. Al-Baqoroh 2 :197), Penegakan Hukum qishos (QS. Al-Baqoroh 2 : 179)

Sebagai sebuah metode Rabbaniyyah, ulul albab perlu dioperasionalisasikan agar benar-benar membumi, bukan sekedar slogan atau pemanis retorika semata.
Setelah melakukan tadabbur (perenungan) atas ayat-ayat tentang Ulul Albab di atas, maka kita akan melihat suatu yang penting yaitu meningkatkan integrasi.

Meningkatkan integrasi, ya Ulul albab menjaga integrasi antara berdzikir dan berfikir, antara akal dan qalbu, antara ilmu dan iman, antara siyasah (politik) dan Islam (agama), dan antara spiritual dengan ihsan yang tak boleh dipisahkan/ sekulerisasi.

Integrasi aspek dzikir dan fikir ulul albab diikhtiarkan untuk diimplementasikan ke dalam empat level islamisasi :

1. islamisasi diri, yang ditujukan untuk menjadi individu manusia yang bertaqwa, yang nantinya akan menjadi tonggak terbangunnya sebuah ketaqwaan sosial.

2. islamisasi institusi, dengan menyuntikkan nilai ke dalam pengambilan keputusan dan desain proses bisnis, organisasi, ataupun kebijakan publik negara.

3. islamisasi ilmu, yang sekarang lebih sering disebut dengan integrasi ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai Islam.

Ulul Albab ini merupakan sebuah metode khas dalam menuntut ilmu (lebih lengkapnya seperti yang tertuang dalam kitab Ta’limul Muta’alim) dan pula Ulul Albab ini merupakan Metodologi dalam melakukan berbagai riset/penelitian sains dan teknologi (IPA dan IPS).

4. Islamisasi Sejarah, dengan memposisikan sejarah sebagai ibrah/pelajaran untuk membaca hal-hal yang mungkin terjadi di hari ini dan di masa depan, Ulul Albab melihat sejarah bukan sekedar dongeng masa lalu yang tanpa makna.

Ribuan tahun sudah ulul Albab ini merupakan metode baku yang diterapkan di tengah-tengah kaum muslimin sejak zaman Rasulullah SAW, generasi Sahabat, dan para tabi’in setelahnya hingga generasi Wali Sanga di Nusantara.

Sudah saatnya Ulul Albab ini kita hidupkan kembali sebagai sebuah metode formal hingga menjadi nafas dan mendarah daging dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita.

Menjadi Sosok Ulul Albab

“Ketika Berdzikir jangan Berfikir, namun ketika Berfikir banyak-banyaklah Berdzikir”.

Kenapa intensitas berdzikir itu harus lebih banyak daripada berfikir…?

1). dalam Alquran kalimah Dzikir disebut sebanyak 267 kali,
sedangkan Berfikir dalam Alquran hanya disebut sebanyak 18 kali,
bahkan ketika digabungkan dengan kalimah lain yang memiliki makna berfikir/memikirkan jumlahnya tidak lebih dari 80 kali.

2). terdapat beberapa ayat alquran yang mensifati Dzikir dengan “Dzikir yang Banyak” (ذكرا كثيرا), dan tidak ada “fikron katsiron”

3). Dengan menggunakan Metode Abjad Hawaz, jumlah nilai huruf-huruf dari kalimah Dzikir lebih banyak dari nilai huruf kalimah Fikir :
kalimah Dzikir memiliki nilai; ذكر = 920
Kalimah Fikir memiliki nilai; فكر = 300

Bukan harus mengurangi aktifitas berfikir, tapi..ketika sebanyak apapun berfikir, sebanyak itulah dzikir harus dilakukan, atau bahkan lebih banyak lagi. Namum ketika sedang fokus berdzikir janganlah berfikir…

Disitulah letak Ulul Albab, yaitu keserasian memadukan dzikir pada setiap kondisi dan fikir pada porsi yang Seharusnya.

Sebentar lagi musim Politik (politik Kok musiman…?) Dan Rangkaian politik merupakan bagian dan buah dari aktifitas berfikir. Karena itu sangat Dicari “Politisi ulul albab”, yaitu politisi yang ketika meliuk-liuk di lapangan politik ia lakukan dengan memperbanyak dzikir, namun ketika fokus berdzikir ia hentikan mikir politik, apalagi mempolitisasi dzikir…!!?

Begitu juga para pengusaha, rangkaian Perusahaan dan bisnis adalah bagian dan buah dari aktivitas berfikir, karena itu dicari “pengusaha Ulul Albab”, yaitu pengusaha yang ketika giat berjibaku dengan perusahaan dan bisnisnya ia lakukan dengan memperbanyak dzikir, namun Ketika fokus berdzikir iya hentikan mikirin bisnis apalagi membisniskan dzikir ….!!?

{ ٱلَّذِینَ یَسۡتَمِعُونَ ٱلۡقَوۡلَ فَیَتَّبِعُونَ أَحۡسَنَهُۥۤۚ أُو۟لَـٰۤىِٕكَ ٱلَّذِینَ هَدَىٰهُمُ ٱللَّهُۖ وَأُو۟لَـٰۤىِٕكَ هُمۡ أُو۟لُوا۟ ٱلۡأَلۡبَـٰبِ }

(yaitu) mereka yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal sehat. [Surat Az-Zumar : 18]

Seorang Ulul Albab akan Berkata ;
Ketika aku “Berdzikir dan berfikir”
ketika itulah aku ada…

Sebut Nama-Nya meski dalam Diam…. لا اله الا الله

Wallahu A’lam Bish-Shawaab Walhamdu Lillaahi Rabbil ‘Alamiin.***

Foto : Ilustrasi

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Temui Wamenpora, Pemkot Sukabumi Usulkan Revitalisasi Stadion dan Pembangunan Fasilitas Pemuda

Bisnisnews.net || Pemerintah Kota Sukabumi melakukan audiensi dengan Wakil...

Mediasi Gagal, Sengketa Lahan Dapur SPPG di Pamuruyan Berlanjut ke Jalur Hukum

Bisnisnews.net || Polemik kepemilikan lahan yang kini digunakan sebagai...

Gogosan Jalur Akibat Hujan Deras, Perjalanan KA Siliwangi Sukabumi–Cipatat Dihentikan Sementara

Bisnisnews.net || Perjalanan KA Siliwangi (345) relasi Cipatat–Sukabumi kembali...

UU PPRT Disahkan, Jutaan Pekerja Rumah Tangga Kini Wajib Dapat THR, Cuti, dan BPJS

Bisnisnews.net || Pengesahan Undang-Undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT)...