Bisnisnews.net – Pemerintah Kota Sukabumi terus mendorong keterlibatan berbagai sektor dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok rentan dan pelaku usaha mikro. Salah satunya melalui program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah yang kembali menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan.
Kali ini, sebanyak 14 warga dari Kelurahan Cipanengah dan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, menerima bantuan dalam kegiatan yang berlangsung pada 30 Oktober 2026. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki bersama Wakil Wali Kota Bobby Maulana.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi Lulis Delawati dan Camat Lembursitu Martha Galuh Budianti.
Ayep Zaki mengatakan, persoalan kesejahteraan sosial memerlukan penanganan secara bersama-sama. Menurutnya, pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat, lembaga sosial, maupun kalangan dunia usaha.
Karena itu, ia mengajak para pengusaha untuk turut berkontribusi dalam berbagai program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kontribusi tersebut dinilai menjadi bagian dari tanggung jawab bersama dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kemajuan Kota Sukabumi ditopang oleh birokrasi yang jujur dan adil, dan juga oleh seluruh pengusaha yang jujur dan amanah, karena di situ ada hak masyarakat Kota Sukabumi yang dititipkan kepada pengusaha dalam bentuk pajak, dan lainnya,” ungkap Ayep.
Program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah merupakan salah satu instrumen penanganan masalah sosial yang menyasar 12 Pemerlu Atensi Sosial. Dalam pelaksanaannya, Pemkot Sukabumi menggandeng sejumlah mitra, di antaranya Bank BJB, Baznas, dan Telkom.
Dari total 14 penerima bantuan, sebanyak 10 warga kurang mampu memperoleh santunan tunai sebesar Rp1 juta per orang serta paket sembako. Sedangkan empat penerima lainnya yang merupakan pelaku usaha mikro mendapatkan bantuan berupa barang untuk mendukung keberlangsungan usaha.
Melalui program ini, pemerintah tidak hanya memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga berupaya membuka peluang bagi pelaku usaha mikro agar dapat mempertahankan dan mengembangkan aktivitas ekonominya.
Pemkot Sukabumi berharap sinergi dengan berbagai pihak dapat terus diperluas sehingga penanganan persoalan sosial berjalan lebih optimal dan manfaat program dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.***(RAF)
Editor: M. Nabil