Bisnisnews.net – Rupiah harus kembali menghadapi tekanan dolar Amerika Serikat (AS) di awal perdagangan hari ini, Kamis (22/10/2026).
Berdasarkan pantauan Bloomberg pagi ini, dolar AS dibuka menguat dan kembali bertengger di zona Rp18.000.
Pada pukul perdagangan pagi, dolar AS naik 0,09% ke level Rp18.039. Angka ini lebih tinggi dari posisi penutupan kemarin di level Rp18.022, atau naik 17 poin.
Tren penguatan dolar AS pagi ini cenderung terbatas, karena terhadap beberapa mata uang utama dunia, pergerakannya justru mixed.
Dolar AS masih perkasa terhadap mata uang Dolar Kanada dengan penguatan 0,01% dan terhadap Franc Swiss menguat 0,02%.
Namun, mata uang Negeri Paman Sam itu justru keok terhadap mata uang safe haven dan komoditas.
Terhadap Euro, dolar AS terkoreksi 0,03%. Terhadap Yen Jepang melemah 0,05% dan terhadap Poundsterling Inggris melemah 0,07%.
Pelemahan terdalam dialami dolar AS terhadap Dolar Australia, dimana mata uang AS melemah 0,23%.***
Editor: M. Nabil
(Aab)