Bisnisnews.net – Suasana redaksi Wartain.com di Jalan Palabuhan II, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, tampak berbeda sejak 24 Agustus lalu. Lima mahasiswa Institut Al-Masthuriyah hadir untuk menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) hingga 5 September 2026.
Didampingi dosen pembimbing M. Sulaeman Nur, M.Pd, para peserta PPL langsung diterjunkan ke dapur redaksi PT Ragamulya Suryakencana Warta Indonesia. Tujuannya sederhana: merasakan bagaimana berita lahir dari lapangan hingga tayang di media online.
Direktur Utama PT Ragamulya Suryakencana Warta Indonesia, Siti Ratna Maymunah, S.Pd, menyambut baik kehadiran mahasiswa. Menurutnya, kampus dan media harus saling menguatkan.
“Kami mengapresiasi Institut Al-Masthuriyah. Di sini mahasiswa tidak hanya belajar teori, tapi langsung praktik. Mulai dari mencari ide, wawancara, menulis, sampai proses edit dan upload berita,” ujar Siti Ratna, Senin 31 Agustus 2026.
Dari Kelas ke Lapangan
Selama dua pekan, lima peserta PPL dibekali materi dasar jurnalistik. Materinya padat: teknik wawancara, cara menggali data, menulis berita berimbang, membuat judul, bahasa jurnalistik, fotografi, sampai etika pemberitaan.
Namun yang paling ditekankan bukan sekadar menulis. “Jurnalis itu kerjanya memverifikasi fakta. Berita yang kita tulis tanggung jawabnya ke publik. Makanya harus objektif, sopan, dan tidak asal menyebarkan informasi,” tegas Siti Ratna.
Mahasiswa juga diajak turun langsung. Mereka berlatih membuat daftar pertanyaan, menemui narasumber, meliput, lalu meramu hasilnya menjadi berita siap terbit.
Dosen pembimbing, Sulaeman Nur, M.Pd, turut mengawal proses tersebut. Sinergi antara kampus, mahasiswa, dan redaksi diharapkan melahirkan lulusan yang siap kerja.
Bekal untuk Masa Depan
Siti Ratna berharap, PPL ini tidak berhenti di nilai akademik. Pengalaman di redaksi bisa menjadi bekal saat mahasiswa terjun ke dunia kerja nanti.
“Kami ingin mereka keluar dari sini dengan rasa percaya diri dan keterampilan yang nyata. Bukan hanya tahu teori jurnalistik, tapi paham ritme kerja media yang cepat dan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.
Dengan model pembelajaran langsung seperti ini, Wartain.com dan Institut Al-Masthuriyah berharap dapat mencetak jurnalis muda yang kompeten, beretika, dan siap menghadapi tantangan media di era digital.***
Editor : M. Nabil
(IFU)