Bisnisnews.net – Ketua PWI Kabupaten Sukabumi Nuruddin Zain Syamsyi, yang akrab disapa Abah Anom, ikut mencoblos dalam Konferensi Provinsi PWI Jawa Barat periode 2026–2031 di Hotel Horison Ultima Bandung, Rabu (12/8/2026).
Sebagai pemilik hak suara, Abah Anom menilai momentum ini krusial untuk menentukan arah organisasi wartawan terbesar di Jabar dalam 5 tahun ke depan.
Hak Suara, Tanggung Jawab Besar
Usai menggunakan hak pilihnya, Abah Anom menegaskan bahwa setiap suara di Konferprov punya bobot penting.
“Suara kita menentukan siapa yang akan menjadi nahkoda PWI Jawa Barat. Karena itu, hak suara ini harus digunakan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Menurutnya, pemilihan kali ini tidak hanya soal memilih nama. Lebih dari itu, ini soal memilih pemimpin yang mampu membawa PWI menghadapi tantangan dunia pers yang semakin kompleks.
Harap Proses Demokratis dan Menjaga Marwah
Abah Anom berharap seluruh rangkaian Konferprov berjalan demokratis, tertib, dan menjunjung tinggi kepentingan organisasi.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan antar peserta meski memiliki pilihan berbeda.
“Siapa pun yang nantinya terpilih, kita harus tetap bersama. Yang terpenting adalah bagaimana PWI Jawa Barat ke depan semakin profesional, berintegritas dan mampu menjaga marwah organisasi,” katanya.
Dua Kandidat, Satu Tujuan: PWI Berkualitas
Konferprov PWI Jabar 2026 mengusung tema “Merawat Profesionalisme, Menuju Pers Berintegritas dan Bermartabat.”
Dua kandidat yang lolos verifikasi PWI Pusat dan bertarung di forum ini adalah Hardiyansyah dan Tantan Sulthon Bukhawan.
Dengan telah digunakannya hak pilih oleh 755 peserta termasuk dari PWI Kabupaten Sukabumi, proses demokrasi di tubuh PWI Jabar kini memasuki tahap akhir.
Hasilnya akan menentukan nahkoda baru yang akan memimpin PWI Jawa Barat selama lima tahun ke depan.***
Editor : M. Nabil
(Aab)