Bisnisnews.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, mengungkapkan bahwa pelaksanaan rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) Tahun 2026 akan diselenggarakan secara lebih efisien dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut diungkapkan setelah melaksanakan rapat dinas di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Senin (20/07/2026).
Kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi anggaran daerah, tanpa mengurangi semangat dalam memeriahkan peringatan hari jadi. Menurut Ade Suryaman, Pemerintah Kabupaten Sukabumi tetap berkomitmen menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Hingga saat ini, telah direncanakan sekitar 10 agenda utama yang akan menjadi bagian dari peringatan HJKS 2026. “Pelaksanaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi tahun 2026 akan lebih efisien dibandingkan tahun 2025 karena menyesuaikan dengan kondisi anggaran. Namun, insya Allah berbagai kegiatan tetap akan dilaksanakan,” ujarnya saat rapat dinas.
Sejumlah kegiatan yang telah direncanakan antara lain khitanan massal, program peningkatan pendapatan, hingga kegiatan touring yang selama ini menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan masyarakat. Touring tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, meski rute dan jadwal finalnya masih akan dibahas bersama para kepala perangkat daerah.
Ade menjelaskan, kegiatan touring tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga bertujuan mempromosikan potensi pariwisata Kabupaten Sukabumi. Peserta nantinya akan diajak mengunjungi sejumlah destinasi wisata yang ada di wilayah Sukabumi, meski lintasan yang akan dilalui masih dalam tahap pembahasan.
“Fokus touring adalah untuk memperkenalkan potensi pariwisata Kabupaten Sukabumi. Rute yang akan dilalui masih kami bahas, berbeda dengan tahun sebelumnya yang mengambil jalur wilayah selatan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut direncanakan melibatkan berbagai unsur, tidak hanya jajaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi, tetapi juga instansi vertikal, komunitas, dan masyarakat.
Dengan demikian, semangat kebersamaan sekaligus promosi potensi wisata daerah dapat terwujud secara optimal. Meski demikian, Ade menegaskan seluruh agenda dan teknis pelaksanaan masih akan dimatangkan melalui rapat koordinasi bersama perangkat daerah sebelum diputuskan secara resmi.***
Editor : M. Nabil
(IFU)