Bisnisnews.net – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah menyiapkan pendanaan sebesar Rp240 triliun untuk Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Purbaya mengatakan, pendanaan tersebut berasal dari pinjaman Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
“Pemerintah akan menanggung pembayaran pokok dan bunga pinjaman selama enam tahun,” ujarnya, Senin 20/07/2026.
Tujuan KDMP: Kuatkan Ekonomi Desa
Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan salah satu strategi pemerintah untuk memperkuat ekonomi di tingkat desa. Melalui KDMP, koperasi di desa diharapkan bisa menjadi pusat kegiatan ekonomi, mulai dari penyaluran sembako, pupuk, hingga layanan simpan pinjam.
Dengan skema pinjaman dari Himbara, setiap koperasi desa akan mendapatkan akses modal yang lebih besar untuk menjalankan usaha. Sementara beban cicilan pokok dan bunga ditanggung pemerintah selama 6 tahun ke depan, sehingga koperasi dapat fokus mengembangkan usaha tanpa terbebani utang di awal.
Dukungan ke 80 Ribu Desa
Jika dibagi rata, dana Rp240 triliun ini ditargetkan menyasar sekitar 80 ribu desa/kelurahan di seluruh Indonesia. Artinya setiap Koperasi Desa Merah Putih berpotensi mendapat suntikan modal hingga miliaran rupiah.
Pemerintah berharap, dengan adanya permodalan ini, KDMP bisa menjadi penggerak ekonomi kerakyatan, menyerap tenaga kerja, dan menekan disparitas harga kebutuhan pokok di desa.***
Editor : M. Nabil
(Aab)