Disnaker Sukabumi Kawal Rekrutmen PT Hung Fu Leather, Pastikan 300 Lowongan untuk Warga Lokal

Date:

Wartain.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sukabumi turun langsung mengawal proses rekrutmen PT Hung Fu Leather Indonesia. Kehadiran perusahaan manufaktur asal Tiongkok itu dinilai sebagai peluang besar menyerap tenaga kerja lokal.

PT Hung Fu Leather Indonesia berlokasi di Kawasan Industri Cikembar, Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar. Perusahaan bergerak di bidang pengolahan kulit setengah jadi untuk rantai pasok fesyen global.

Disnaker menegaskan perannya tidak hanya sebatas menerima laporan. Bidang Penempatan Tenaga Kerja telah ditugaskan melakukan monitoring dan pembinaan di lokasi pabrik.

“Kami telah menugaskan bidang penempatan ke lokasi untuk dilakukan monitoring dan pembinaan,” kata Kepala Disnaker Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, Kamis 2/7/2026.

Langkah itu diambil setelah beredar informasi rekrutmen sekitar 300 calon pekerja melalui kerja sama perusahaan dengan BUMDes Cimanggu.

Sigit menyebut, Disnaker hadir untuk memastikan proses seleksi berjalan transparan, adil, dan sesuai ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku.

“Kami menyambut baik karena ini menjadi bagian dari upaya menjawab kebutuhan penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Sukabumi. Kami juga berharap tidak ada permasalahan dalam proses rekrutmennya,” ujar Sigit.

Hingga saat ini, Disnaker mengaku belum menerima dokumen resmi rencana penggunaan tenaga kerja dari PT Hung Fu Leather. Namun pengawasan tetap dilakukan sejak tahap awal.

Pemerintah Desa Cimanggu membenarkan adanya kerja sama rekrutmen. Sekretaris Desa Cimanggu, Asep Supriatna, mengatakan alokasi 300 pekerja diprioritaskan untuk warga sekitar.

“Informasi yang kami ketahui, PT Hung Fu Leather Indonesia bekerja sama dengan BUMDes untuk merekrut tenaga kerja dari warga setempat dengan alokasi sekitar 300 orang,” kata Asep.

Meski rekrutmen berjalan, perusahaan belum memulai produksi. Tahapan saat ini masih persiapan menjelang operasional pabrik yang dibangun sejak sekitar satu tahun lalu.

Disnaker berharap, keterlibatan aktif sejak awal dapat mencegah potensi persoalan ketenagakerjaan. Targetnya, warga Sukabumi benar-benar menjadi penerima manfaat utama dari investasi baru ini.***

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Ketuk Pintu Langit, Seruan 88 Juta Sholawat di HUT RI ke-81

Bisnisnews.net - Indonesia berada di usia 81 tahun, sebuah...

Ramzi Akbar Yusuf: DPRD Harus Jadi Penggerak Regulasi untuk UMKM Naik Kelas

Bisnisnews.net – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Ramzi Akbar...

Pilah Sampah dari Rumah, Warga Sukabumi Bisa Dapat Manfaat Ekonomi Lewat Bank Sammi

Bisnisnews.net – Upaya mengurangi timbulan sampah di Kota Sukabumi...

Sejumlah Irigasi Rusak di Kota Sukabumi Diusulkan Dapat Bantuan Pusat

Bisnisnews.net – Pemerintah Kota Sukabumi terus berupaya menjaga fungsi...