Sistem Kelistrikan Jawa Turun, PLN Lakukan Pengaturan Beban Sementara di Sejumlah Titik

Date:

Bisnisnews.net – PT PLN (Persero) memberlakukan manajemen beban terbatas di wilayah Jawa mulai Minggu 21 Juni 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah menjaga stabilitas sistem kelistrikan yang sedang mengalami penurunan daya.

Menurut Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto, operasi sistem Jawa saat ini masih terkendali. Namun kemampuan pasokan listrik berkurang akibat gangguan teknis pada pembangkit.

“Langkah tersebut dilakukan karena terdapat kendala teknis operasional pembangkit serta ada dua unit pembangkit besar yang mengalami gangguan sehingga tidak beroperasi sementara dan menurunkan kemampuan sistem pasokan listrik,” terang Gregorius Adi Trianto dalam keterangan resmi, Minggu 21 Juni 2026.

Berhentinya dua pembangkit berkapasitas besar membuat cadangan daya menipis. Agar sistem tidak kolaps, PLN memilih mengatur beban dengan memadamkan aliran listrik secara bergilir di area tertentu.

Manajemen beban ini diterapkan terbatas dan terukur. Durasi serta lokasi padam bergilir dipilih PLN agar tidak mengganggu sektor esensial seperti rumah sakit, bandara, dan pusat air bersih.

Upaya pemulihan berjalan intensif. Teknisi PLN bekerja 24 jam untuk memperbaiki pembangkit yang bermasalah sehingga bisa kembali masuk sistem dalam waktu dekat.

Di sisi lain, PLN memaksimalkan daya dari pembangkit lain yang masih normal. Operasi sistem juga diatur ulang untuk menyeimbangkan kebutuhan listrik pelanggan dengan pasokan yang tersedia.

PLN memastikan kebijakan ini tidak permanen. Pemadaman bergilir akan dicabut bertahap seiring pulihnya pembangkit dan membaiknya pasokan listrik Jawa.

“PLN terus bekerja sama melakukan percepatan pemulihan, mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain, serta melakukan pengaturan operasi sistem guna menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik serta meminimalkan dampak kepada pelanggan,” jelas Gregorius.

Untuk transparansi, PLN mengimbau pelanggan memantau jadwal padam melalui aplikasi PLN Mobile. Notifikasi akan muncul jika wilayah pelanggan masuk daftar manajemen beban.

PLN juga menyampaikan permintaan maaf atas gangguan yang dirasakan masyarakat. “PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Manajemen beban ini bersifat sementara dan akan segera dihentikan secara bertahap seiring dengan membaiknya kondisi pasokan sistem,” tambah Gregorius Adi.

Warga diimbau berhemat listrik pada jam beban puncak. Penggunaan AC, mesin cuci, dan peralatan besar ditunda sementara agar beban sistem Jawa lebih ringan sampai pembangkit normal kembali.***

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Wisuda dan Dies Natalis ke-44 Institut Al-Masthuriyah, Sekda Ade Suryaman: Terapkan Ilmu dengan Amanah dan Integritas 

Bisnisnews.net - Sekda Kabupaten Sukabumi H.Ade Suryaman mengapresiasi sejumlah...

HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Jampangkulon Tebar Manfaat Lewat Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis

Bisnisnews.net – Suasana berbeda terlihat di Mako Polsek Jampangkulon,...

Analisa Usaha Bebek Petelur 100 Ekor 2026: Modal Rp9 Jutaan, Untung Rp4,5 Juta/Bulan

Bisnisnews.net – Usaha bebek petelur masih jadi primadona peternak...

Komisi I DPRD Sukabumi Audiensi Presidium KSU, Dorong Data Daerah Diperbarui dan Masuk Prolegnas 2026

Bisnisnews.net – Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi menerima audiensi...