Bisnisnews.net – Tersembunyi di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, ada destinasi wisata alam yang tak banyak dimiliki daerah lain. Namanya Geyser Cisolok, lokasi yang menyuguhkan semburan air panas langsung dari dalam bumi.
Daya tarik utama geyser ini bukan hanya visualnya yang eksotis. Wisatawan datang karena kandungan mineral alaminya yang dipercaya baik untuk kesehatan tubuh bagian luar.
Karakter Geyser Cisolok berbeda dari pemandian air panas biasa. Kebanyakan pemandian di Indonesia dominan bau belerang. Sementara Geyser Cisolok justru memiliki kandungan mineral non-belerang dengan tekanan uap tinggi.
Fenomena ini terjadi karena aktivitas magmatik dan struktur geologi sekitar, tepatnya pertemuan sesar laut barat daya serta barat laut-tenggara. Tekanan dari dalam bumi mendorong air panas naik ke permukaan.
Suhu air saat keluar mencapai 93°C sampai 98°C. Tingkat keasamannya basa, dengan pH sekitar 8. Hasil uji geokimia menunjukkan kandungan klorida 263,0–366,0 ppm dan bikarbonat 197,5–235,0 ppm.
Kandungan mineral tersebut secara medis bermanfaat untuk relaksasi otot, melancarkan peredaran darah, melembutkan kulit, dan mengurangi stres. Tak heran banyak pengunjung yang berendam cukup lama untuk merasakan efeknya.
Pengelola menyiapkan Kolam Rendam Geyser Cisolok agar wisatawan bisa menikmati khasiatnya dengan aman. Tarif masuk sudah disesuaikan dengan Perda Kabupaten Sukabumi No. 2 Tahun 2025 tentang Pajak dan Retribusi Daerah.
Untuk pengunjung dewasa, tiket dipatok Rp 12.000. Harga itu sudah termasuk tiket wisata Rp 10.000 dan premi asuransi Rp 2.000. Anak-anak cukup membayar Rp 7.000, terdiri dari tiket Rp 5.000 dan asuransi Rp 2.000.
Area wisata juga menata ulang sistem parkir. Motor dikenai tarif flat Rp 5.000. Mobil menyesuaikan ukuran, mulai Rp 10.000 hingga Rp 15.000.
Pebi dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mengatakan perubahan tarif dan fasilitas dilakukan agar pelayanan lebih baik. Fokus utama tetap pada kebersihan dan kelestarian kawasan.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga kelestarian serta kebersihan area Geyser Cisolok ini. Melalui penerapan Perda retribusi terbaru yang sudah mencakup premi asuransi serta pengaturan parkir yang tertib, kami ingin memastikan setiap wisatawan dapat menikmati keajaiban alam ini dengan rasa aman, nyaman, dan tetap dengan biaya yang sangat terjangkau,” jelas Pebi di lokasi.
Dengan regulasi baru ini, Pemkab Sukabumi menargetkan dua hal sekaligus. Pertama, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dari sektor wisata. Kedua, memberi pengalaman berwisata yang nyaman dan aman bagi setiap pengunjung yang datang ke Geyser Cisolok.***
Editor : M. Nabil
(Yosep)