Demo 2.6.26 Digelar, Sejumlah Sekolah di Sekitar Balai Kota Sukabumi Diliburkan

Date:

Bisnisnews.net – Menjelang aksi unjuk rasa 2.6.26 yang akan berlangsung di kawasan Balai Kota dan Gedung DPRD Kota Sukabumi pada Selasa (2/6/2026), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi mengambil kebijakan khusus terhadap sejumlah sekolah yang berada di sekitar lokasi aksi.

Sebagai langkah antisipasi, kegiatan belajar mengajar di beberapa sekolah dialihkan menjadi pembelajaran dari rumah. Kebijakan tersebut dilakukan guna menjaga keamanan serta kenyamanan siswa selama aksi berlangsung.

Kepala Disdikbud Kota Sukabumi, Novian Restiadi mengatakan, kebijakan belajar dari rumah hanya diberlakukan bagi sekolah yang lokasinya berada dekat dengan titik konsentrasi massa demonstrasi.

“Jadi tidak semua sekolah diliburkan. Hanya sekolah-sekolah yang berada di sekitar area Balai Kota dan DPRD saja yang menerapkan belajar dari rumah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2026).

Sekolah yang terdampak kebijakan tersebut antara lain SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 5, SMP Negeri 9, SMP Mardi Waluya, SMP Muhammadiyah, dan SMP Taman Siswa.

Menurut Novian, keputusan itu diambil agar aktivitas belajar siswa tidak terganggu oleh kepadatan massa maupun situasi lalu lintas di sekitar pusat kota. Terlebih, aksi demonstrasi dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB yang bertepatan dengan jam kegiatan belajar di sekolah.

“Ini murni langkah antisipasi agar kegiatan siswa tetap aman dan kondusif. Karena waktunya bersamaan dengan aktivitas belajar di sekolah,” katanya.

Selain pembelajaran jarak jauh, Disdikbud juga menunda pelaksanaan Sumatif Akhir Tahun (SAT) yang sedianya digelar di sekolah-sekolah tersebut. Jadwal ujian akan diatur ulang setelah situasi dinilai memungkinkan.

Novian menambahkan, instruksi kepada sekolah dilakukan secara cepat melalui komunikasi langsung dengan para kepala sekolah tanpa menerbitkan surat edaran resmi.

“Karena sifatnya mendadak dan untuk antisipasi cepat, koordinasi dilakukan lewat WhatsApp dengan pihak sekolah,” ucapnya.

Sementara itu, sekolah yang berada di luar kawasan pusat aksi tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara normal. Disdikbud pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari sekolah maupun pemerintah daerah terkait perkembangan situasi selama aksi berlangsung.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Gratis! Disnakertrans Sukabumi Ingatkan Jangan Pakai Calo untuk Bikin Kartu Kuning

Bisnisnews.net - Kabar baik bagi pencari kerja di Kabupaten...

3 Anak SD di Cibadak Diduga Dicabuli Lansia 65 Tahun, DP3A Sukabumi Turun Dampingi Korban

Bisnisnews.net - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A)...

Anggota DPRD: Jangan Kucilkan Korban Asusila Guru Ngaji di Nyalindung, Korban Berpotensi Jadi 11 Anak

Bisnisnews.net - Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PKS, Ai...

DP3A Sukabumi Bergerak Cepat Tangani Kasus Dugaan Asusila Oknum Guru Ngaji di Nyalindung, 7 Korban Sudah Melapor

Bisnisnews.net - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A)...