Budi Hermansyah: Tutup Kawasan Hutan dari Komersial, Pemprov Jabar Harus Tegas Selamatkan 20% Sisa Tutupan

Date:

Desak Perbanyak Kawasan Konservasi, Gunung Sangga Buana hingga Patuha Masuk Usulan

Bisnisnews.net – Peringatan Gubernur Jawa Barat soal sisa kawasan tutupan hutan yang kini hanya 20% dari luas provinsi mendapat respons keras dari mantan anggota DPRD Jabar Fraksi Hanura, Budi Hermansyah. Menurutnya, angka 20% itu alarm merah akibat alih fungsi lahan yang masif, terutama untuk kegiatan komersial.

Senin 1/6/2026, Budi menegaskan Pemprov Jabar harus berani mengambil langkah tegas. Jangan lagi ada kompromi dengan alih fungsi lahan di kawasan hutan.

“Pemprov Jabar harus berani ambil langkah tegas dengan melarang alih fungsi lahan, apalagi untuk kegiatan komersial di kawasan hutan dan mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk memperbanyak lagi kawasan konservasi, terutama daerah cagar alam di samping hutan nasional yang sudah ada seperti di gunung Gede dan Pangrango,” tegas Budi.

Deforestasi Masif Terjadi di 3 Titik Wisata

Budi mencontohkan kerusakan paling nyata terjadi di tiga kawasan wisata populer. Puncak Bogor, Cipanas Cianjur, dan Lembang Bandung Utara dulunya hutan lebat, kini berubah wajah jadi deretan vila, kafe, dan tempat wisata.

“Kegiatan alih fungsi lahan yang begitu masif di kawasan hutan, terutama buat kegiatan komersial wisata, telah berkontribusi banyak terjadinya deforestasi di Jawa Barat. Kita bisa melihat kerusakan hutan tersebut terjadi di puncak Bogor, Cipanas Cianjur, dan daerah Lembang Bandung Utara, di mana yang tadinya kawasan hutan berubah menjadi kegiatan komersial wisata,” jelasnya.

Kondisi itu, kata Budi, sudah tidak bisa ditoleransi lagi. Pemprov harus berani menutup kawasan-kawasan tersebut dari aktivitas komersial.

“Sudah saatnya pemprov Jabar ambil tindakan tegas dengan menutup kawasan tersebut dari kegiatan komersial, agar kerusakan hutan tidak lebih parah lagi,” katanya.

Desak Tambah Kawasan Konservasi di Gunung-Gunung di Jabar

Budi menyoroti ironi Jawa Barat yang bergunung-gunung tapi minim kawasan konservasi resmi dari pusat. Selain Gunung Gede Pangrango, jumlah Taman Nasional, Cagar Alam, dan Tahura masih sedikit.

Karena itu ia mendesak Pemprov Jabar inisiatif mengusulkan penambahan kawasan konservasi ke pemerintah pusat. Beberapa gunung yang ia sebut layak diproteksi: Gunung Sangga Buana Karawang, Tampomas Sumedang, Cikurai Garut, Patuha Ciwidey, Kareumbi, dan gunung-gunung lain.

“Maka sudah selayaknya, pemprov Jabar ambil inisiatif, mengusulkan ke pusat agar kawasan konservasi di Jawa Barat ditambah, seperti di kawasan gunung Sangga Buana Karawang, Tampomas Sumedang, Cikurai Garut, Patuha Ciwidey, Kareumbi dan kawasan gunung lainnya, agar lebih bisa diproteksi dari kegiatan pengrusakan hutan, serta kegiatan tambang galian C,” ujarnya.

Dengan status konservasi, Budi yakin sisa 20% hutan tutupan dan ekosistem di dalamnya bisa diselamatkan. Targetnya bahkan bukan hanya bertahan, tapi menambah luasannya.

“Karena dengan ditetapkannya daerah tersebut, ikhtiar kita untuk menyelamatkan sisa hutan tutupan dan ekosistem di dalamnya bisa tercapai, syukur syukur menambah luasannya, tidak hanya 20 persen,” tutupnya.***

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Eskalasi Pasca 2626: Demokrasi Menemukan Jalannya di Kota Sukabumi

Oleh: Fery Gustaman/Presidium MD KAHMI SukabumiBisnisnews.net - Dalam sistem...

Diskominfosan Kabupaten Sukabumi Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Pancasila di Hari Lahir Pancasila 2026

Bisnisnews.net – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada...

PWI Kabupaten Sukabumi Gelar Silaturahmi Iduladha dan Makan Bersama, Perkuat Kebersamaan

Ini Bentuk Kekompakan Menjalankan OrganisasiBisnisnews.net – Pengurus dan anggota...

Ketua DPRD Sukabumi Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Landasan Persatuan dan Pembangunan

Bisnisnews.net - Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap...