P2RW 2026 Ditunda Akibat Tekanan Fiskal, Pemkot Sukabumi Pastikan Program Tidak Dihapus

Date:

Bisnisnews.net – Pemerintah Kota Sukabumi memastikan Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) tidak dihapus meski pelaksanaannya pada Tahun Anggaran 2026 untuk sementara ditunda akibat keterbatasan kemampuan keuangan daerah.

Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Andang Tjahjandi, mengatakan penundaan tersebut dipengaruhi penurunan dana transfer dari pemerintah pusat yang mencapai sekitar Rp158,5 miliar. Kondisi itu berdampak langsung terhadap penyusunan RAPBD 2026 sehingga pemerintah harus melakukan penyesuaian belanja daerah.

Menurutnya, saat ini pemerintah daerah memprioritaskan anggaran untuk kebutuhan wajib dan program prioritas lainnya agar stabilitas pelayanan publik tetap berjalan.

“Dengan kondisi fiskal saat ini, pemerintah harus melakukan efisiensi anggaran secara menyeluruh. Karena itu pelaksanaan P2RW tahun 2026 sementara ditunda,” ujar Andang, Kamis (28/5/2026).

Meski demikian, Pemkot Sukabumi menegaskan bahwa program berbasis pemberdayaan masyarakat tersebut tetap dipertahankan dan berpeluang kembali dilaksanakan apabila kondisi keuangan daerah membaik.

“Program ini bukan dihapus permanen. Jika nanti ada tambahan kemampuan anggaran atau tambahan transfer dari pemerintah pusat, maka P2RW dapat dilaksanakan kembali melalui APBD Perubahan 2026,” jelasnya.

Andang menerangkan, program P2RW sebenarnya telah masuk dalam RKPD dan APBD Tahun Anggaran 2025. Namun dalam pelaksanaannya, pemerintah menemukan sejumlah ketidaksesuaian administrasi antara usulan kegiatan dan realisasi di lapangan.

Sebagai langkah evaluasi dan perbaikan, Pemerintah Kota Sukabumi telah menyusun Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) P2RW Tahun 2025 agar mekanisme pelaksanaan program lebih tertib, transparan, dan sesuai aturan.

Ia menilai keberadaan juklak penting untuk memastikan seluruh proses penganggaran dan pelaksanaan kegiatan berbasis masyarakat berjalan lebih akuntabel.

Pemerintah juga meminta para pengurus RW tetap menginput usulan program melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai bagian dari tahapan administrasi apabila program kembali dilanjutkan di kemudian hari.

Menurut Andang, selama ini P2RW menjadi salah satu program yang cukup dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena mampu mendorong partisipasi warga dalam pembangunan lingkungan secara langsung.

Karena itu, Pemkot Sukabumi tetap berkomitmen menjaga keberlangsungan program tersebut sesuai kemampuan fiskal daerah.***(RAF)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Malam Jumat di Sakawayana Sukabumi : Doa untuk Prabowo Menepis Badai Geopolitik

Di sudut ruangan bale bale pantai Sakawayana, nampak hadirDede...

BKPSDM Sukabumi Ajak Masyarakat Maknai Iduladha dengan Kepedulian dan Kebersamaan

Bisnisnews.net — Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447...

Forum RT RW Kota Sukabumi Bersikukuh Gelar Aksi Terkait Penundaan P2RW

Bisnisnews.net - Penundaan Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) di...

Santri Gen Z di Ponpes Sukabumi Jadi Penyembelih Hewan Kurban

Bisnisnews.net - Perayaan Idul Adha di Pondok Pesantren Dzikir...