Bisnisnews.net – Harapan masyarakat terhadap pembangunan jalan tol menuju kawasan pesisir selatan Kabupaten Sukabumi harus kembali tertunda. Pemerintah memastikan proyek Tol Palabuhanratu atau Tol Jagoratu (Jakarta-Bogor-Palabuhanratu) belum dapat direalisasikan sesuai jadwal awal.
Proyek strategis nasional sepanjang kurang lebih 34 kilometer yang direncanakan menghubungkan Cibadak, ujung Tol Bocimi Seksi 2, hingga Palabuhanratu itu kini masuk dalam daftar proyek infrastruktur yang ditunda pemerintah pusat.
Sebelumnya, pembangunan Tol Jagoratu ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun 2025. Namun, rencana tersebut berubah setelah adanya pergeseran fokus anggaran pembangunan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, mengatakan penundaan dilakukan karena pemerintah pusat saat ini memprioritaskan penyelesaian jaringan jalan tol utama yang sudah berjalan.
Menurut Ade, proyek Tol Jagoratu menjadi salah satu pembangunan infrastruktur yang ditunda akibat perubahan fokus anggaran pemerintah pusat.
Ia menjelaskan, pemerintah saat ini lebih memprioritaskan penyelesaian Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) hingga tersambung ke wilayah Cianjur dan Bandung. Jalur tersebut dinilai lebih mendesak untuk mengatasi kemacetan di jalur nasional sekaligus memperkuat konektivitas pusat ekonomi di Jawa Barat.
“Konsep dari pusat itu menyelesaikan dulu sampai Sukabumi Seksi 3. Setelah itu, menyelesaikan Seksi 4 yang kemungkinan besar lanjut menuju Cianjur hingga ke Bandung Barat dan Bandung,” ujar Ade, Kamis (28/5/2026).
Meski demikian, Ade menyebut pembangunan Tol Jagoratu masih memiliki peluang untuk direalisasikan apabila mendapat dukungan dari investor maupun pengembang swasta yang tertarik terhadap potensi wilayah Sukabumi selatan.
Menurutnya, keberadaan akses tol menuju Palabuhanratu dan kawasan pesisir selatan diyakini mampu membuka peluang besar bagi sektor pariwisata, perdagangan, hingga pengembangan kawasan ekonomi baru di Kabupaten Sukabumi.***
Editor : M. Nabil
(Ujeng/Palabuhanratu)