Museum Marsinah Resmi Dibuka Prabowo, Simbol Penghormatan Negara untuk Sejarah Buruh

Date:

Bisnisnews.net – Sejarah perjuangan buruh Indonesia mendapat tempat kehormatan baru. Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Sukomoro, Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu 16 Mei 2026.

Peresmian ini dinilai bukan sekadar seremoni. Ketua Umum PPJNA 98 Anto Kusumayuda menyebut langkah Presiden Prabowo sebagai bentuk keberpihakan nyata kepada kaum pekerja yang selama ini menopang ekonomi nasional.

“Ini menunjukkan perhatian besar Presiden terhadap perjuangan buruh. Yang dibangun bukan hanya fisik, tapi memori kolektif bangsa tentang keadilan sosial,” ujar Anto.

Bagi Anto, Marsinah bukan sekadar nama. Ia adalah simbol keberanian rakyat kecil yang melawan tekanan kekuasaan pada era Orde Baru demi memperjuangkan hak-hak pekerja.

Menurutnya, keberadaan museum menjadi penegasan bahwa negara tidak boleh melupakan pengorbanan rakyat kecil. Sejarah buruh, katanya, adalah bagian penting dari perjalanan bangsa Indonesia.

“Marsinah adalah simbol keberanian. Perjuangannya milik seluruh rakyat yang mendambakan keadilan,” tegas Anto.

Museum dibangun tak jauh dari rumah masa kecil Marsinah. Di dalamnya tersimpan barang pribadi, dokumen perjuangan buruh era 1990-an, dan arsip pemberitaan kasus yang hingga kini masih meninggalkan luka sejarah.

Selain museum, pemerintah juga menyiapkan rumah singgah untuk peziarah dan aktivis buruh dari berbagai daerah. Fasilitas ini disediakan gratis dengan batas menginap satu malam.

Anto menilai rumah singgah tersebut memperkuat nilai solidaritas. Buruh dari luar daerah bisa datang, belajar sejarah, berdiskusi, tanpa terhambat persoalan biaya.

Ribuan buruh dari Surabaya, Mojokerto, Jombang, hingga Nganjuk diperkirakan hadir dalam peresmian. Kehadiran mereka membuktikan nama Marsinah tetap hidup dalam ingatan gerakan pekerja.

Anto menambahkan, langkah ini selaras dengan kebijakan pemerintah lain yang berpihak pada pekerja, mulai dari satgas mitigasi PHK hingga regulasi perlindungan pekerja sektor informal.

Ia berharap museum menjadi ruang edukasi bagi generasi muda. “Anak muda harus tahu, hak pekerja hari ini lahir dari perjuangan panjang. Sejarah ini tidak boleh dilupakan,” katanya.

Sebelumnya, Prabowo juga menegaskan komitmen serupa pada peringatan Hari Buruh di Monas. Marsinah sendiri telah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 10 November 2025 sebagai pengakuan negara atas perjuangannya.***

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kadis Pariwisata: Desa Wisata Tikukur Jadi Contoh Wisata Berbasis Masyarakat di Sukabumi

Bisnisnews.net || Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar,...

Bah Anom Kembali Nahkodai PWI Sukabumi, Dewan Penasehat Optimis Ada Terobosan Baru

Bisnisnews.net || Konferensi VI Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Sukabumi...

Konferensi VI PWI Kabupaten Sukabumi Sukses Digelar, Bah Anom Nakhoda Baru Periode 2026-2029

Bisnisnews.net – Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Sukabumi merampungkan Konferensi...

PWI Sukabumi Tegaskan Komitmen Pers Profesional di Konferensi VI, Pilih Pengurus Baru 2026-2029

Bisnisnews.net – Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Sukabumi menggelar Konferensi...