Bisnisnews.net – Driver ojek online Palabuhanratu akhirnya duduk satu meja dengan Pemkab Sukabumi. Senin (11/5/2026), perwakilan mereka audiensi langsung di Ruang Rapat Sekda untuk menyampaikan keluhan dan masukan soal kondisi kerja di lapangan.
Pertemuan difasilitasi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sukabumi. Kadisnakertrans Sigit Widarmadi menegaskan pihaknya tak menutup pintu komunikasi dengan komunitas pekerja informal, termasuk ojol.
“Transportasi online sekarang jadi tulang punggung mobilitas warga, terutama di Palabuhanratu. Mereka juga bagian penting dari ekonomi daerah,” kata Sigit.
Dalam audiensi yang berlangsung cair dan kekeluargaan, para driver memaparkan sejumlah persoalan operasional yang mereka hadapi sehari-hari. Sigit menyebut, Disnakertrans mengapresiasi cara penyampaian aspirasi yang tertib dan kondusif.
“Komunikasi seperti ini penting biar pemerintah dan pekerja bisa bersinergi. Kami ingin kondisi kerja driver lebih aman, nyaman, dan kesejahteraan informal worker naik,” ujarnya.
Disnakertrans berharap dialog ini jadi awal terbangunnya pemahaman bersama. Kalau ada masalah, diselesaikan lewat diskusi, bukan konflik.
Audiensi ini jadi sinyal Pemkab Sukabumi mulai serius merangkul pekerja platform. Langkah selanjutnya tinggal bagaimana tindak lanjut kebijakan yang lahir dari masukan driver itu sendiri.***
Editor : M. Nabil
(Aab)