Bisnisnews.net – Kabupaten Sukabumi tak pernah kehabisan spot alam menawan. Terbaru, Bukit Panenjoan Puncak Damin di Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, viral dan jadi destinasi wajib anak muda.
Lokasi bukit ini berada di ketinggian sekitar 900 mdpl. Udara sejuk khas pegunungan langsung menyambut begitu pengunjung tiba di area parkir bawah.
Daya tarik utama agrowisata Bukit Panenjoan adalah pemandangan 360 derajat tanpa halangan. Dari satu titik, terlihat jelas Gunung Gede Pangrango, Gunung Salak, hingga hamparan Kota Sukabumi di kejauhan.
Nama “Panenjoan” berasal dari bahasa Sunda yang berarti tempat untuk memandang. Sesuai namanya, bukit ini memang jadi lokasi terbaik untuk menikmati lanskap alam Sukabumi Utara.
Sementara kata “Damin” diambil dari nama sesepuh desa yang dulu merintis jalan setapak menuju puncak. Kini jalan itu dirawat BUMDes Tenjojaya dan pemuda Karang Taruna dengan pengelola utama PT. Bogorindo Cemerlang.

Untuk mencapai puncak, pengunjung hanya perlu trekking ringan 10-15 menit. Jalur sudah diperkeras dengan tangga batu alam dan pagar bambu di sisi tebing.
Tiket masuknya sangat ramah kantong. Wisatawan cukup membayar biaya parkir motor Rp5.000 dan mobil Rp10.000, sudah dijaga petugas lokal.
Momen paling diburu di sini adalah sunrise dan sunset. Saat cuaca cerah, langit jingga keemasan berpadu dengan lautan awan di bawah kaki bukit.
Karena fenomena itu, Bukit Panenjoan dijuluki warga sebagai “negeri di atas awan” Sukabumi. Spot ini sering muncul di TikTok dan Instagram dalam 3 bulan terakhir.
Bagi yang ingin lebih lama menikmati suasana, tersedia area camping ground di puncak. Tarif camping Rp25.000 per orang, sudah termasuk akses toilet dan air bersih.
Fasilitas penunjang terus dibangun. Kini sudah ada musala, toilet umum, saung istirahat, dan 6 spot selfie dari kayu dan bambu yang Instagramable.

Warung kopi warga buka dari subuh sampai malam. Menu favoritnya kopi robusta khas Cibadak, pisang goreng, dan indomie kuah yang nikmat saat udara dingin 18-20°C.
Waktu terbaik berkunjung adalah musim kemarau Juni-September. Peluang dapat lautan awan paling besar saat malam sebelumnya cerah dan tidak hujan.
Rute menuju lokasi dari Kota Sukabumi cukup mudah. Ambil arah Cikembar – Cibadak, atau daei arah Jakarta keluar GT Parungkuda-Cibadak. Total perjalanan sekitar 1,5 jam dengan kondisi jalan 90% sudah beraspal mulus.
Pengelola dari PT. Bogorindo Cemerlang, Desa Tenjojaya menargetkan Bukit Panenjoan jadi penggerak ekonomi desa. Semua petugas parkir, warung, dan pemandu adalah warga setempat.
Ke depan, akan ditambah fasilitas flying fox mini dan jembatan kaca. Pengelola berkomitmen menjaga kelestarian alam dan memberlakukan aturan ketat soal sampah.***
Editor : M. Nabil
(Alvin)