Bisnisnews.net – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi memberi apresiasi penuh atas suksesnya gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XLVII Tahun 2026 tingkat Kabupaten Sukabumi.
Bagi DP3A, MTQ bukan hanya panggung kompetisi membaca Al-Qur’an. Lebih jauh, ajang ini dipandang sebagai gerakan membumikan nilai Qurani dalam denyut kehidupan warga Sukabumi.
Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, H. Agus Sanusi, Kamis (7/5/2026), menilai MTQ punya peran strategis membentuk karakter generasi muda yang religius dan berakhlak mulia.
“MTQ menjadi sarana membangun generasi Qurani yang memiliki akhlak baik, kepedulian sosial, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Agus Sanusi menyebut, pendidikan moral dan spiritual yang ditanamkan lewat MTQ akan menguatkan ketahanan keluarga. Keluarga yang kuat jadi benteng pertama perlindungan perempuan dan anak.
Karena itu, semangat MTQ XLVII dinilai sejalan dengan visi Sukabumi Mubarakah. Yakni mewujudkan masyarakat yang diberkahi lewat akhlak, ilmu, dan kepedulian sosial.
Bertepatan dengan momen ini, DP3A juga mengingatkan pentingnya Hari Lembaga Sosial Desa yang diperingati setiap 5 Mei. Lembaga di tingkat desa jadi ujung tombak perlindungan.
Menurut Agus, lembaga sosial desa punya andil besar menciptakan lingkungan aman dan ramah anak. Perannya tak bisa digantikan dalam mendorong pemberdayaan perempuan di akar rumput.
“Kolaborasi seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan perlindungan yang kuat bagi perempuan dan anak, termasuk melalui penguatan lembaga sosial di desa,” tegasnya.
DP3A berharap nilai-nilai yang digaungkan MTQ XLVII tidak berhenti di panggung lomba. Spirit Qurani harus hidup dalam kebijakan, pelayanan, hingga pola asuh di keluarga.
Dengan begitu, MTQ 2026 menjadi energi kolektif membangun peradaban yang harmonis. Peradaban yang menempatkan perempuan dan anak sebagai prioritas pembangunan manusia.
“Mengayuh biduk di air beriak, mengais cahaya di tengah kegelapan. Generasi Qurani jadi harapan yang bijak, bersama MTQ XLVII kita bangun peradaban,” tutup Agus Sanusi.***
Editor : M. Nabil
(Aab)