Oleh : Anto Kusumayuda (Ketum PPJNA 98) dan Aam Abdul Salam (Sekjen PPJNA 98, Sekjen Komite Nasional Kedaulatan Energi, Penggiat Dewan Tani Indonesia/DTI Jabar, Presidium MD KAHMI Sukabumi dan Pembina Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih)
Bisnisnews.net || Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 bukan lagi sekadar ritual tuntutan lapangan kerja, melainkan sebuah proklamasi persatuan nasional. Di tengah gemuruh ketidakpastian geopolitik global yang kian memanas, Indonesia berdiri di persimpangan jalan: menjadi penonton atau tampil sebagai pemimpin.
Momentum Mayday 2026 adalah titik temu antara kerja keras buruh dan visi besar Presiden Prabowo Subianto.
Secara spiritual, tidak ada kedaulatan tanpa pengorbanan. Buruh adalah tangan-tangan yang merealisasikan rezeki Tuhan di atas bumi pertiwi.
Ketika etos kerja kaum buruh bersatu padu dengan ketegasan kepemimpinan nasional, tercipta sebuah frekuensi ilahiah yang kuat. Kita meyakini bahwa persatuan antara pemimpin dan rakyat adalah mandat suci untuk membawa bangsa ini keluar dari keterpurukan menuju kemuliaan yang diberkati.
Situasi geopolitik dunia hari ini menuntut Indonesia memiliki “otot” ekonomi dan “otak” strategi yang sinkron. Buruh Indonesia adalah barisan terdepan dalam ketahanan nasional. Persatuan antara buruh dan Presiden Prabowo merupakan pesan bagi dunia: bahwa Indonesia tidak bisa didikte.
Kebangkitan kita menjadi negara kuat bukan untuk menindas, melainkan untuk memimpin dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan yang bersumber dari Pancasila.
May Day 2026 harus menjadi panggung kedamaian. Kita tinggalkan pola lama yang konfrontatif dan beralih ke kolaborasi transformatif. Indonesia Emas 2045 hanya bisa dicapai jika ada stabilitas nasional yang kokoh.
Buruh yang sejahtera dan terlindungi adalah fondasi bagi Presiden untuk melangkah tegap di panggung internasional, membawa Indonesia menjadi mercusuar bagi negara-negara berkembang.
Doa untuk Buruh dan Presiden Indonesia
Ya Allah Ya Tuhan Kami Yang Maha Penentu, di hari yang bersejarah ini, kami memohon perlindungan-Mu bagi para pejuang nafkah, kaum buruh Indonesia.
Berikanlah para buruh dan pekerja Indonesia kesejahteraan yang layak dan kekuatan lahir batin.
Kami juga memohon bimbingan-Mu untuk Presiden Prabowo; tajamkanlah visinya, kuatkanlah pundaknya untuk memikul amanah bangsa, dan jadikanlah beliau pemimpin yang adil di mata rakyat dan dunia.
Satukan hati kami dalam semangat Indonesia Maju. Amin YRA.
Selamat Hari Buruh Internasional “Mayday 2026” ***
Editor : M. Nabil
(Aab)