Bisnisnews.net || Puluhan awak media memadati press conference Terambyar Festival Sukabumi bertajuk “Satu Panggung, Banyak Rasa, Siap Terambyar! Yang Penting Hepi” yang digelar Sabtu (18/4/2026) di Aula Stadion Surya Kancana, Kota Sukabumi.
Festival musik di Sukabumi ini akan berlangsung Minggu (19/4/2026) dengan menghadirkan delapan artis dan band papan atas, di antaranya Aldi Taher, Noxaka, For Revenge, Perunggu, Asep Balon, Trimaskoplo, serta penampilan lokal seperti Mighty Finger dan Magnet.
Acara konferensi pers yang dipandu Agha Alyssa berlangsung meriah dan penuh antusias. Para jurnalis lokal hingga nasional dibuat penasaran dengan kesiapan panitia serta konsep hiburan yang dijanjikan bakal memanjakan penonton.
Promotor 27 Communication, Teguh Gumilar, mengungkapkan apresiasinya kepada media serta optimisme tinggi terhadap suksesnya acara. Ia menyebut persiapan festival telah mencapai 90 persen dengan dukungan puluhan sponsor.
“Terima kasih kepada rekan media. Kami berharap acara berjalan lancar dan sukses. Tanpa media, kami bukan apa-apa,” ujarnya.
Teguh menambahkan, Terambyar Fest menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Kota Sukabumi ke-112. Awalnya direncanakan digelar di Cianjur, namun dipindahkan ke Stadion Surya Kancana Kota Sukabumi karena dinilai lebih representatif dan mampu memberikan kenyamanan bagi penonton dengan kapasitas hingga 17.500 orang. Ia bahkan membuka peluang festival ini digelar kembali tahun depan jika respons masyarakat melampaui ekspektasi.
Konsep festival ini mengusung hiburan penuh kebahagiaan, aman, dan nyaman, dengan dukungan sound system berkekuatan 200 ribu watt yang didatangkan langsung dari Jawa Tengah. Selain konser musik pop dan ambyar, acara juga diramaikan pertunjukan budaya. Panitia juga menyiapkan fasilitas lengkap, termasuk media center, merchandise seperti T-shirt dan jas hujan, serta dukungan sponsor untuk mengantisipasi cuaca hujan.
Dalam hal keamanan, Teguh memastikan pihaknya telah bekerja sama dengan aparat kepolisian. Hasil penilaian kelayakan keamanan mencapai 65 persen, melampaui standar minimal 55 persen. Untuk menghindari peredaran tiket palsu, promotor menggandeng mitra resmi penjualan tiket. Sementara pengelolaan parkir diserahkan kepada Karang Taruna setempat dan Dinas Perhubungan guna mengurai kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi.
“Alhamdulillah, kami optimistis dengan doa dan dukungan semua pihak, acara ini berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.***
Editor : M. Nabil
(Aab)