Jumlah Penumpang KA Pangrango Melonjak, KAI Sebut Kepercayaan Publik Kian Menguat

Date:

Bisnisnews.net || PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tren peningkatan signifikan pada jumlah pengguna Kereta Api (KA) Pangrango yang melayani lintas Bogor Paledang–Sukabumi sejak 2022 hingga triwulan pertama 2026.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan bahwa lonjakan tersebut mencerminkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api.

“Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, KA Pangrango menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan, mencerminkan peningkatan kepercayaan masyarakat sekaligus menguatnya peran kereta api dalam mendukung mobilitas dan ekonomi kerakyatan,” kata Franoto, Sabtu (11/4/2026).

Data KAI menunjukkan, jumlah penumpang KA Pangrango pada 2022 sebanyak 523.265 orang. Angka ini meningkat menjadi 786.001 pada 2023, kemudian naik lagi menjadi 874.789 pada 2024, hingga mencapai 1.109.398 penumpang pada 2025.

“Triwulan I 2026 jumlahnya 281.659 penumpang,” kata Franoto.

Ia menambahkan, tren kenaikan juga terlihat pada periode triwulan pertama setiap tahunnya. Pada triwulan I 2023 tercatat 174.941 penumpang, bertambah menjadi 187.534 pada 2024, dan kembali meningkat menjadi 245.740 pada 2025.

“Secara per triwulan terjadi pertumbuhan sekitar 7 persen pada 2024 dibandingkan 2023, kemudian melonjak signifikan sebesar 31 persen pada 2025, dan kembali tumbuh sekitar 15 persen pada 2026. Pola ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap layanan KA Pangrango terus meningkat secara progresif,” jelasnya.

KA Pangrango melayani jalur strategis yang menghubungkan Bogor Paledang dengan Sukabumi, dengan sejumlah stasiun pemberhentian seperti Batutulis, Maseng, Cigombong, Cicurug, Parungkuda, Cibadak, Karangtengah, Cisaat, hingga Sukabumi.

Franoto menuturkan, keunggulan KA Pangrango dibandingkan moda transportasi lain terletak pada ketepatan waktu karena bebas dari kemacetan, tingkat keselamatan yang tinggi, serta kenyamanan yang ditawarkan selama perjalanan. Tarifnya pun relatif terjangkau, berkisar antara Rp45.000 hingga Rp80.000.

Selain itu, penumpang yang tiba di Stasiun Bogor Paledang dapat melanjutkan perjalanan menggunakan KRL Commuter Line melalui Stasiun Bogor yang terhubung langsung, sehingga memudahkan mobilitas ke kawasan Jabodetabek.

Ke depan, KAI Daop 1 Jakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan, memperbesar kapasitas angkut, serta memperkuat integrasi antarmoda agar KA Pangrango tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendukung konektivitas antarwilayah.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Dharma di Tengah Badai, Mengawal Mandat Suci Prabowo-Gibran

Oleh : Aam Abdul Salam/Sekjen PPJNA 98 dan Presidium...

MBG Bukan Ladang Bisnis: Ini Soal Masa Depan Bangsa

Oleh: Dede Heri, Sekjen Rumah Literasi Merah PutihBisnisnews.net ||...

Reuni Ubur-Ubur di Terambyar Fest, Wawali Sukabumi Bobby Maulana Duet dengan Aldi Taher

Bisnisnews.net || Stadion Suryakencana berubah menjadi lautan manusia yang...

Guyuran Hujan Tak Halangi, Puluhan Ribu Penonton Padati Aksi Band Perunggu di Sukabumi

Bisnisnews.net || Salahsatu Gorup musik  papan atas Indonesia "Band...