Gugurnya Praka Faizal di Libanon, Anto Kusumayuda: Tindakan Tak Bisa Diterima

Date:

Bisnisnews.net || Ketua Umum PPJNA 98, Anto Kusumayuda, mengecam keras serangan yang dilakukan Israel hingga menyebabkan gugurnya prajurit TNI, Praka Faizal Rhomadhon tengah menjalankan misi perdamaian di Lebanon.

Menurut Anto, peristiwa tersebut bukan hanya tragedi kemanusiaan, tetapi juga bentuk pelanggaran terhadap prinsip-prinsip internasional yang melindungi pasukan penjaga perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Ini adalah tindakan yang tidak bisa ditoleransi. Pasukan perdamaian memiliki mandat jelas untuk menjaga stabilitas, bukan menjadi sasaran serangan,” ujar Anto dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).

Ia juga menyoroti sikap tegas Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang secara terbuka mengecam serangan tersebut. Menurutnya, langkah Dasco mencerminkan komitmen Indonesia dalam menjaga kedaulatan bangsa sekaligus menolak segala bentuk penjajahan.

“Pernyataan Dasco menunjukkan bahwa Indonesia tidak tinggal diam ketika warganya, apalagi prajurit yang membawa misi perdamaian dunia, menjadi korban. Ini adalah sikap tegas yang mencerminkan kedaulatan bangsa dan semangat antipenjajahan,” tegasnya.

Diketahui, Praka Faizal Rhomadhon merupakan bagian dari pasukan penjaga perdamaian Indonesia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon. Misi ini bertugas menjaga stabilitas di wilayah perbatasan Lebanon-Israel yang kerap dilanda konflik.

PPJNA 98 mendesak pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah diplomatik yang tegas di forum internasional, termasuk melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa, guna memastikan adanya investigasi menyeluruh serta pertanggungjawaban atas insiden tersebut.

Selain itu, Anto juga meminta komunitas internasional tidak tinggal diam terhadap serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian, karena hal itu dapat merusak kepercayaan global terhadap misi kemanusiaan PBB.

“Jika pasukan perdamaian saja tidak aman, maka stabilitas dunia berada dalam ancaman serius,” pungkasnya.***

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

DKUKM Sukabumi Paparkan Program Koperasi Merah Putih untuk Penguatan Ekonomi Desa

Bisnisnews.net - Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DKUKM)...

Reformasi Dikhianati dari Dalam: Dari Aktifis Jalanan Menjadi Tukang Cuci Kotoran

Oleh: BARIKADE 98Bisnisnews.net - Rupanya sejarah memang punya selera...

Tata Kelola SDA dan Ekonomi Nasional: Catatan Kritis atas Pidato Presiden di DPR

Bisnisnews.net - Pidato Presiden Prabowo Subianto pada sidang Paripurna...

Hari Nelayan Palabuhanratu ke-66 Bawa Berkah, Warung Jus Q&D Meraup Omzet Berlipat

Bisnisnews.net - Gelaran perayaan Hari Nelayan Palabuhanratu ke-66 yang...