Spiritual Wisata Sukabumi; Manifestasi Kerja Sama dan Berkah Ekonomi

Date:

Oleh : Aam Abdul Salam, Penasehat PWI Kab.Sukabumi/SMSI Sukabumi Raya, Presidium Korp Alumni HMI/KAHMI Sukabumi, Sekjen PPJNA 98

Bisnisnews.net || Lonjakan 25.600 kendaraan yang memadati Sukabumi pada H+2 Idul Fitri bukan sekadar fenomena kemacetan tahunan. Secara esensial, ini adalah manifestasi dari keberhasilan Sukabumi bertransformasi menjadi “kiblat” baru pariwisata. Pencapaian ini adalah buah dari filosofi gotong royong yang kuat antara pemerintah, aparat, pers, dan masyarakat.

Dimensi Filosofis dan Spiritual Ekonomi

Dalam kacamata spiritual, ribuan para wisatawan yang datang ke Sukabumi adalah bentuk silaturahmi akbar yang membawa berkah rezeki. Ada hukum alam yang bekerja: di mana ada kegembiraan dan kenyamanan, di situ ekonomi akan mekar. Kunjungan masif ini menggerakkan sendi-sendi UMKM, menghidupkan lapak para pedagang kecil, dan memperkuat sektor dunia usaha pariwisata. Ekonomi yang berputar pasca-Lebaran ini adalah wujud nyata dari “ekonomi kerakyatan” yang berbasis pada nilai kemanusiaan dan pelayanan.

Seni Mengelola Keamanan dan Kenyamanan

Menjaga kondusivitas di tengah ribuan kepala adalah sebuah kerja seni kepemimpinan. Keberhasilan ini tidak lepas dari tangan dingin Pemkab Sukabumi di bawah kepemimpinan Bupati Asep Japar dan Pemkot Sukabumi dibawah kepemimpinan Ayep Zaki, yang berkolaborasi harmonis dengan jajaran Polres Kota Sukabumi dan Polres Suiabumi serta instansi terkait. Mereka berhasil membangun ekosistem yang aman, sehingga wisatawan merasa tenang menikmati pesona alam Sukabumi. Keamanan adalah “roh” dari pariwisata; tanpa rasa aman, keindahan alam kehilangan maknanya.

Narasi Positif: Peran Pers sebagai Katalisator

Dukungan lapisan masyarakat, terutama kalangan pers seperti PWI dan SMSI, menjadi pilar penting dalam membangun citra daerah. Melalui narasi positif, pers telah menjadi “jembatan spiritual” yang menghubungkan keindahan potensi lokal dengan imajinasi publik. Informasi yang konstruktif dan promosi yang konsisten terbukti mampu mengubah persepsi, menjadikan Sukabumi destinasi utama yang dicari, bukan sekadar dilewati.

Komitmen Masa Depan

Pencapaian H+2 Lebaran ini adalah bukti autentik bahwa Sukabumi telah naik kelas. Dengan tetap memegang teguh kearifan lokal, menjaga situasi tetap kondusif, dan terus bersinergi, masa depan ekonomi Sukabumi akan terus tumbuh. Mari kita jaga momentum ini sebagai ibadah sosial untuk kesejahteraan bersama memajukan perekonomian Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi.***

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Becak Listrik Bikin Pengayuh Lansia di Sukabumi Lebih Ringan Cari Nafkah

Bisnisnews.net – Kehadiran becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto...

DPRD Kabupaten Sukabumi Minta Keberlanjutan Becak Listrik Diperhatikan, dari Asuransi hingga Stasiun Pengisian

Bisnisnews.net – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara,...

Bupati Dorong Becak Listrik Bantuan Presiden Dukung Wisata dan Mobilitas Warga Sukabumi

Bisnisnews.net – Bupati Sukabumi, Asep Japar, melihat bantuan becak...

YGSN Buka Peluang Tambah Bantuan Becak Listrik di Kabupaten Sukabumi Jadi 200 Unit

Bisnisnews.net – Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) membuka peluang...