Bisnisnews.net || Lonjakan kendaraan menuju kawasan wisata Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mulai terjadi sejak H+1 hingga H+2 Lebaran. Kepadatan terlihat di sejumlah titik, terutama di jalur utama yang mengarah ke destinasi wisata favorit tersebut.
Untuk mengantisipasi kemacetan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi bersama kepolisian dan unsur terkait langsung menerjunkan sekitar 60 personel ke berbagai titik rawan. Langkah ini dilakukan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas di tengah tingginya mobilitas wisatawan.
Kasubag Umum Kepegawaian Dishub Kabupaten Sukabumi, Dede Setiawan, mengatakan bahwa penempatan personel difokuskan di jalur-jalur krusial yang kerap menjadi simpul kemacetan. “Untuk wilayah selatan, personel kami sudah siaga di titik rawan, terutama di persimpangan menuju kawasan wisata Pantai Palabuhanratu,” ujarnya.
Hingga Senin (23/3/2026) sore, petugas Dishub bersama Satlantas Polres Sukabumi masih melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif di Simpang Tiga Gunung Butak, Palabuhanratu. Dengan peluit dan isyarat tangan, mereka berupaya menjaga arus kendaraan tetap bergerak agar tidak terjadi antrean panjang.
Selain itu, Dishub juga telah menyiapkan langkah rekayasa lalu lintas jika kepadatan semakin meningkat. “Kami berkoordinasi dengan kepolisian untuk penerapan sistem satu arah maupun pengalihan arus di titik tertentu,” kata Dede.
Ia pun mengingatkan bahwa kelancaran lalu lintas tidak hanya bergantung pada petugas di lapangan. “Kami mengimbau pengendara untuk mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat,” pungkasnya.
Dengan kerja sama antara petugas dan masyarakat, diharapkan arus wisata ke Palabuhanratu tetap terkendali serta perjalanan berlangsung aman dan nyaman.***
Editor : M. Nabil
(IFU)