Bisnisnews.net || Angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (24/2/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB mengakibatkan enam unit hunian sementara (huntara) di Kampung Talaga RT 019/RW 007, Desa Sirnasari, mengalami kerusakan parah pada bagian atap.
Berdasarkan hasil asesmen petugas P2BK Kecamatan Pabuaran, kejadian bermula saat hujan dengan intensitas sedang disertai angin kencang menerjang kawasan tersebut. Atap huntara yang terbuat dari terpal tidak mampu menahan terpaan angin sehingga mengalami kerusakan dan tidak lagi layak ditempati.
Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 4 kepala keluarga terpaksa mengungsi. Total warga terdampak berjumlah 15 jiwa, terdiri dari 3 anak-anak, 2 lanjut usia (lansia), dan 9 orang dewasa. Beruntung, tidak terdapat korban meninggal dunia maupun luka-luka dalam kejadian ini.
Petugas gabungan dari P2BK (BPBD), Babinsa, Satpol PP, dan Tagana telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen serta koordinasi dengan perangkat desa, kecamatan, Koramil, dan Polsek setempat. Upaya penanganan sementara dilakukan dengan pemasangan terpal darurat guna melindungi bangunan dari potensi hujan susulan.
Hingga saat ini, kondisi cuaca di lokasi terpantau mendung. Taksiran kerugian masih dalam proses pengkajian lebih lanjut oleh pihak terkait.
Adapun kebutuhan mendesak yang diperlukan warga terdampak yakni material asbes untuk perbaikan atap huntara agar dapat kembali dihuni.
Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat memasuki musim penghujan.***
Editor : M. Nabil
(IFU)