Bisnisnews.net || Memasuki bulan Ramadan, kolang-kaling menjadi salah satu sajian favorit masyarakat Indonesia. Buah kenyal berwarna putih bening ini kerap hadir dalam berbagai hidangan berbuka puasa seperti kolak, es campur, hingga manisan. Namun, di balik rasanya yang segar, kolang-kaling ternyata menyimpan sejumlah manfaat bagi kesehatan.
Kolang-kaling berasal dari buah pohon aren dan dikenal memiliki kandungan air serta serat yang cukup tinggi. Kandungan serat tersebut berperan penting dalam membantu melancarkan sistem pencernaan dan mencegah sembelit, terutama saat pola makan berubah selama bulan puasa.
Selain itu, kolang-kaling juga mengandung kalsium dan fosfor yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Asupan mineral ini penting untuk membantu menjaga kepadatan tulang serta mengurangi risiko osteoporosis di kemudian hari.
Tak hanya itu, kandungan air dalam kolang-kaling dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Hal ini sangat bermanfaat saat berbuka puasa, ketika tubuh membutuhkan asupan cairan setelah seharian menahan lapar dan haus.
Dari sisi energi, kolang-kaling mengandung karbohidrat yang dapat membantu memulihkan tenaga. Meski demikian, buah ini tergolong rendah kalori sehingga tetap aman dikonsumsi bagi masyarakat yang sedang menjaga berat badan, asalkan tidak disajikan dengan tambahan gula berlebihan.
Para ahli gizi menyarankan agar kolang-kaling diolah secara sehat, misalnya dengan mengurangi penggunaan sirup atau gula berlebih.
Pengolahan yang tepat akan membuat manfaat kolang-kaling lebih optimal tanpa meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti lonjakan gula darah.
Dengan berbagai kandungan nutrisi tersebut, kolang-kaling bukan sekadar pelengkap hidangan berbuka, tetapi juga dapat menjadi pilihan camilan sehat yang menyegarkan selama Ramadan.***
Editor : M. Nabil
(IFU)