Setelah Bertahun-tahun di Cina, TKW Asal Citamiang Sukabumi Pulang dalam Kondisi Sakit

Date:

Bisnisnews.net || Lanti (46), tenaga kerja wanita (TKW) Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, akhirnya kembali ke Indonesia setelah bertahun-tahun bekerja di Cina. Kepulangannya disambut penuh haru oleh keluarga, meski kondisi kesehatannya memprihatinkan. Saat ini, Lanti tengah menjalani perawatan medis di RSUD R Syamsudin SH, Kota Sukabumi.

Perempuan yang memiliki satu orang anak itu tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Keluarga yang sudah menunggu sejak Kamis (29/1/2026) pagi baru bisa menjemput Lanti setelah penerbangan yang membawanya pulang mengalami penundaan.

Penundaan kepulangan tersebut disebabkan cuaca buruk di wilayah Shanghai, Cina, sehingga jadwal penerbangan harus mundur beberapa jam. Setelah mendarat di Jakarta, Lanti langsung dibawa menuju Sukabumi dan tiba menjelang pagi hari. Tanpa berlama-lama, keluarga langsung membawanya ke RSUD R Syamsudin SH untuk mendapatkan penanganan medis.

Ketua RT di tempat Lanti tinggal, Yana Suryana (52), menyampaikan rasa syukur atas kepulangan warganya tersebut. Ia mengatakan perjalanan yang ditempuh Lanti cukup melelahkan, terlebih dengan kondisi fisik yang belum pulih.

“Alhamdulillah Bu Lanti sudah sampai dengan selamat. Memang sempat tertunda karena cuaca, jadi perjalanan cukup lama. Keluarga menunggu dari pagi sampai malam, dan subuh baru tiba di Sukabumi. Sekarang sudah ditangani oleh pihak rumah sakit,” kata Yana saat ditemui di RSUD R Syamsudin SH.

Melihat kondisi Lanti yang masih lemah dan mengalami keterbatasan aktivitas, Yana berharap adanya perhatian dari pemerintah, terutama bantuan agar Lanti tidak perlu kembali bekerja ke luar negeri.

“Mudah-mudahan ada perhatian dan bantuan ke depannya. Kondisi fisiknya sekarang belum memungkinkan untuk kerja berat. Apalagi anaknya masih sekolah, jadi harapannya ada solusi agar bisa tetap hidup layak di sini,” ujarnya.

Sementara itu, kakak ipar Lanti, Emis (60), mengungkapkan keluarga telah menunggu di bandara sejak pukul 09.00 WIB sehari sebelumnya. Rasa lega dan syukur pun dirasakan keluarga setelah akhirnya Lanti bisa kembali ke tanah air.

“Perasaannya campur aduk, tapi lebih ke bahagia. Alhamdulillah adik saya bisa pulang dengan selamat. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu,” ungkap Emis.

Ia juga berharap pemerintah dapat memberikan dukungan, baik untuk biaya pengobatan maupun bantuan usaha, agar Lanti tetap bisa memenuhi kebutuhan hidup tanpa harus mengorbankan kesehatannya.

“Harapannya ada bantuan supaya dia bisa berobat dengan baik dan ke depannya bisa usaha kecil di rumah saja,” tambahnya.

Kondisi Kesehatan Masih Distabilkan
Humas RSUD R Syamsudin SH, dr. Irfan Nugraha Triputra Irawan, menjelaskan bahwa Lanti tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sekitar pukul 07.00 WIB dalam kondisi fisik yang lemah.

“Pasien datang dengan kondisi sakit sedang, tampak lemas dan pucat, namun masih sadar dan bisa diajak berkomunikasi dengan baik. Setibanya di IGD langsung dilakukan pemeriksaan awal oleh dokter dan bidan,” jelas dr. Irfan.

Saat ini, fokus penanganan masih pada stabilisasi kondisi umum pasien. Pihak rumah sakit belum dapat memastikan diagnosis penyakit yang diderita Lanti karena masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.

“Diagnosis belum bisa ditegakkan karena masih menunggu hasil laboratorium dan pemeriksaan penunjang lainnya. Saat ini pasien masih dalam tahap penanganan awal,” terangnya.

Selain pemeriksaan fisik, pihak RSUD juga merencanakan pemeriksaan kondisi psikologis Lanti setelah kondisi tubuhnya dinyatakan cukup stabil.

“Jika kondisi fisiknya sudah membaik, pasien akan dirujuk untuk pemeriksaan psikologis oleh psikolog klinis,” tambahnya.

RSUD R Syamsudin SH juga telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Sukabumi dan pihak terkait lainnya untuk menyampaikan kondisi terkini pasien.

Diketahui, Lanti telah bekerja sebagai TKW di Cina sejak tahun 2019. Dalam beberapa bulan terakhir, ia mengalami penurunan kondisi kesehatan dengan keluhan pembengkakan pada bagian perut hingga kaki, hingga akhirnya meminta bantuan untuk dipulangkan ke Indonesia.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Juara Porsadin Nagrak Melaju ke Kabupaten, Ustadzah Cucum: Ini Tolok Ukur KBM

Bisnisnews.net – Pekan Olahraga dan Seni Santri Madrasah Diniyah...

Hardiknas 2026: Apep Saepul Mahdan Tekankan Pendidikan Karakter dan Akses Digital Merata

Bisnisnews.net - Memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026 yang jatuh...

KALAM Sukabumi Gelar Halal Bihalal, 19 Pimpinan Komisariat Resmi Dilantik

Bisnisnews.net || Pengurus Daerah Keluarga Alumni Al-Masthuriyah (KALAM) Sukabumi...