Bisnisnews.net || Dari sebuah dapur sederhana di Kampung Panyairan Majlis, Palabuhanratu, usaha Abon Tuna Dua Putra tumbuh menjadi harapan ekonomi keluarga yang menjanjikan. Ibu Linda, seorang ibu rumah tangga, berhasil mengolah hasil laut menjadi produk bernilai jual tinggi dengan memanfaatkan kekayaan laut Sukabumi.
Ikan tuna menjadi pilihan utama karena kualitasnya yang bagus dan diakui semua orang. Proses produksi dilakukan dengan alat sederhana namun tetap mengutamakan kebersihan dan cita rasa khas abon rumahan. “Kebetulan suami saya seorang nelayan, jadi tidak begitu sulit saya mendapatkannya. Ikan yang kami gunakan benar-benar segar dari hasil tangkapan sendiri maupun rekan nelayan lainnya,” ujar Ibu Linda.
Produk abon tuna ini dipasarkan dengan harga terjangkau, mulai dari Rp10.000 sampai Rp12.000 per kemasan, membuatnya sangat terjangkau bagi berbagai kalangan masyarakat. Dengan kemajuan teknologi dan akses digital yang mudah, Ibu Linda memanfaatkan media sosial seperti TikTok, Facebook, dan platform digital lainnya untuk memperkenalkan produknya.
Upaya promosi digital tersebut membuahkan hasil. Pesanan datang tidak hanya dari wilayah Palabuhanratu dan sekitarnya, tetapi juga dari luar kota Sukabumi, seperti Bandung, Jakarta, dan bahkan Palembang. Pengiriman produk dapat mencapai sekitar 500 pcs, menandakan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap produk lokal ini.
Abon Tuna Dua Putra mampu mencatat omset bulanan sekitar Rp3 juta hingga Rp5 juta. Angka tersebut menjadi bukti bahwa UMKM lokal dapat menjadi penopang ekonomi keluarga apabila dikelola dengan konsisten dan inovatif.
Dalam hal legalitas dan kualitas produk, UKM Abon Tuna Dua Putra terus berbenah. Usaha ini telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB), memiliki AKG, serta dilengkapi Sertifikat Halal. Langkah tersebut menjadi penguat meningkatkan kepercayaan konsumen serta membuka peluang pasar yang lebih luas.
“Saya ingin usaha kecil seperti ini bisa ikut mengangkat nama Kabupaten Sukabumi, khususnya Palabuhanratu, sebagai daerah yang punya produk olahan laut berkualitas. Dan untuk pelaku UMKM lokal, mari kita saling tolong menolong berbagi pikiran agar produksi kita pesat dan Sukabumi menjadi harum,” kata Ibu Linda.
Dari dapur sederhana pesisir selatan Sukabumi, Abon Tuna Dua Putra terus menjaga rasa dan asa. Dengan memadukan kekayaan laut, kerja keras keluarga, dan sentuhan teknologi, UKM ini menjadi indikator nyata bahwa mimpi besar bisa tumbuh dari langkah kecil yang dijalani dengan konsisten dan kesungguhan.***
Editor : M. Nabil
(Ujeng)